Nasional

Ingat! KPK di Berbagai Negara Lazim Dipimpin Unsur Polri dan Jaksa

Lukman Salasi - 09/08/2019 19:29

BeritaCenter.COM - Hakim Pengadilan Tinggi Denpasar, Nawawi Pamolango mengingatkan para penggiat hukum di Indonesia yang menolak keterlibatan polisi dan jaksa jadi pimpinan KPK jilid V.

Nawawi menjelaskan bahwasanya lembaga penegak hukum KPK memang seharusnya ada unsur Polri dan Jaksa.

"Kalau saya sih namanya juga KPK itu lembaga penegak hukum ya tentu saja 'sepantasnya' isinya harus ada unsur penegak hukumnya. Masak lembaga penegak hukum tapi diisi pemain sinetron melulu," kata Nawawi, Kamis (8/8/2019).

Lantas Nawawi memberikan contoh di berbagai negara di dunia lembaga penegak hukum seperti KPK lazim diisi unsur polisi dan jaksa. 

"Juga di berbagai negara manapun lembaga ini dominan diisi oleh para penegak hukum konvensional, seperti jaksa dan polisi,” sebutnya.

Apalagi, lanjutnya, keberadaan unsur Polri dan Jaksa sudah jadi amanah dari UU KPK itu sendiri.

“Terlebih di dalam pasal 21 ayat 4 UU Komisi Pemberantasan Korupsi disebutkan dengan jelas bahwa Pimpinan KPK itu adalah penyidik dan penuntut umum," jelasnya.

Menurutnya, yang terpenting nantinya Polri dan Jaksa yang terpilih sebagai pimpinan KPK harus independen.

“Terpenting ketika para jaksa dan polisi yang telah masuk ke dalam institusi KPK, sejak saat itu harus melepaskan segala atribut yang berhubungan dengan asalnya karena KPK adalah lembaga independen yang tidak boleh dipengaruhi oleh kekuasaan negara lainnya," sebutnya.

TAG TERKAIT :
Pimpinan KPK Berita Center Pansel KPK Capim KPK Hasil Profile Asessment

Berita Lainnya