Nasional

Tumpahan Minyak di Karawang Diselidiki Bareskrim Polri

Indah Pratiwi - 10/08/2019 04:17

Beritacenter.COM - Tumpahan minyak milik Pertamina di Perairan Karawang, Jawa Barat telah membuat pencemaran di laut dan pesisir yang berdampak pada kehidupan masyarakat sekitar.

Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra menyebutkan, polisi akan mendalami penyebab kebocoran minyak tersebut. Dari pendalaman ini akan diketahui apakah peristiwa itu karena faktor teknis, alam, atau ada unsur kelalaian.

"Secara pararel kami melakukan penyelidikan mengapa peristiwa itu terjadi. Sejumlah anggota yang mengetahui persoalan tersebut juga sudah kami interviu," kata Asep di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Apabila terjadi kelalaian, polisi tentu akan menindaklanjuti pada proses hukum yang berlaku. Perairan dan pesisir Karawang tercemar tumpahan minyak Pertamina sejak 12 Juli 2019 kemarin. Tumpahan minyak itu bahkan telah merembet ke Perairan Muara Gembong, Bekasi, dan Teluk Jakarta. Pulau-pulau di wilayah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, DKI Jakarta turut terdampak.

"Bagiamana melakukan upaya-upaya agar tidak menimbulkan banyak kerugian pada faktor lingkungan hidup dan manusia," ujarnya.

Vice President Relations Pertamina Hulu Energi Ifki Sukarya mengatakan, PHE ONWJ mengaku melakukan pengeboran sumur baru YYA-1RW yang mencapai kedalaman sekitar 624 meter dari target 2.765 meter.

"Kami akan mengontrol sumur YYA-1 melalui sumur baru YYA-1RW ini sehingga nanti bisa secepatnya menutup sumur, agar tidak lagi menumpahkan minyak,” kata dia, melalui keterangan tertulis, Kamis (8/8/2019).

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya