Nasional

TEGAS...! PP Muhammadiyah "TOLAK" NKRI Bersyariah

Indah Pratiwi Budi - 12/08/2019 12:15

Beritacenter.COM - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa tidak sepakat dengan hasil Ijtima Ulama IV yaitu mewujudkan NKRI bersyariah dengan prinsip ayat suci diatas ayat konstitusi, sebab gambaran NKRI bersyariah telah tercantum dalam 5 butir Pancasila.

“Ada Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyarawatan Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” kata Haedar di Yogyakarta, Jumat (9/8).

Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar, tidak pernah keluar dari prinsip dasar Pancasila sebab syariah seluruh agama sudah tercantum pada Pancasila.

“Praktikkan saja Pancasila. Insyaallah baik syariah Islam atau syariat agama lain itu akan tercakup di dalamnya,” tuturnya.

SaatnyaIndonesia mengimplementasikan Pancasila dengan sungguh-sungguh, daripada terus menerus meributkan persoalan istilah.

“Sudah cukup lama kita dihadapkan pada pertentangan istilah-istilah dan mungkin ada unsur ideologis yang menjadikan kita jauh panggang dari api,” ujar Haedar.

Apalagi sampai ribut soal embel-embel syariah pada NKRI.

“Jangan hanya berpikir soal nama, atribut, cangkang atau kulitnya,” ucapnya.

Ijtimak Ulama IV mengeluarkan sejumlah rekomendasi termasuk menyerukan umat Islam mewujudkan NKRI bersyariah berdasarkan Pancasila. Padahal, Indonesia adalah negara yang berbineka dan mengakui berbagai suku, ras dan agama. Semuanya disatukan dalam Pancasila sehingga mustahil mewujudkan NKRI bersyariah Islam dalam Pancasila.

Jika ingin hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, kelompok peserta Ijtima Ulama sebaiknya mempraktikkan Pancasila karena baik syariah Islam maupun syariah agama lain tercakup di dalam Pancasila.

TAG TERKAIT :
NKRI Harga Mati PP Muhammadiyah NKRI Bersyariah Propaganda Khilafah Khilafah No NKRI Yes PP Muhammadiyah Tolak NKRI Bersyariah NKRI Bersyariah

Berita Lainnya