Kriminal

Dinasehati Korban, Pelaku Curanmor: Iya bu, ini yang terakhir

Fani Fadillah - 13/08/2019 17:13

Beritacenter.COM - Seorang ibu-ibu yang juga korban curanmor menasehati pelaku agar tak mengulangi perbuatannya. Korban meminta kepada pelaku agar tak memberi makan keluarganya dengan uang haram hasil kejahatan.

Pelaku yang dimaksud adalah Heriyanto alias Asit (33), warga Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember. Sementara korbannya yakni Sri Titin Sumartini.

Setelah mendapatkan motornya kembali di Mapolres Banyuwangi, Sri Titin menghampiri pelaku dengan luka tembakan di kakinya. Dengan lembut, Sri Titin berpesan kepada pelaku agar tak lagi melakukan aksi pencurian.

"Saya mohon ya Pak jangan nyuri lagi. Kasihan anak istri masak dikasih makan uang dari hasil kejahatan," ujarnya kepada pelaku, Selasa (13/8/2019).

Heriyanto hanya mengangguk dan mengucapkan permintaan maaf atas perbuatan yang ia dilakukannya. "Iya bu saya minta maaf semoga ini yang terakhir," jawab pelaku.

Sri Titin juga berterima kasih atas kinerja kepolisian dalam pengungkapan kasus pencurian motor yang menimpa dirinya. Ia bercerita motornya hilang sebulan lalu, saat dirinya mengikuti lomba di Kecamatan Genteng. Pelaku menggasak motor Honda BeAt miliknya dengan meninggalkan helm milik pelaku.

"Senang sekali bisa ketemu sepeda saya. Ini belinya dari uang halal. Makanya bisa kembali. Terima kasih Pak polisi yang sudah bekerja keras menemukan dan mengungkap kasus ini," tambah Sri Titin.

Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi menyerahkan satu unit sepeda motor itu tanpa syarat alias gratis. Polisi juga masih menunggu laporan dari masyarakat yang merasa kehilangan motornya untuk segera mengambil dua kendaraan lainnya di Mapolres Banyuwangi. Dua kendaraan itu juga dicuri oleh pelaku Heriyanto.

"Kita serahkan langsung ke korban tanpa biaya alias gratis. Kami harap korban lain yang punya dua motor yang dicuri silahkan datang ke kantor," ujarnya.

Polisi menangkap pelaku Heriyanto alias Asit setelah melakukan aksi beberapa kali di Banyuwangi. Dalam penangkapan spesialis curanmor itu, polisi berhasil menyita tiga unit sepeda motor curian dari berbagai TKP di wilayah Banyuwangi.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka selalu bersama satu rekan berinisial HD yang kini masih buron dengan peran berbeda. Satu mengawasi area tempat kejadian perkara dan satu lainnya menjadi eksekutor. Selanjutnya sepeda motor hasil curian dibawa ke Jember untuk dijual ke seorang penadah. Beruntung, barang bukti tiga unit sepeda motor yang sempat disimpan di rumah tersangka berhasil disita polisi.

"Pelaku ini memang tergolong berpengalaman. Untuk memudahkan aksinya mencuri motor dirinya sudah menyediakan beberapa kunci letter T dengan berbagai macam ukuran. Selain itu, untuk menghilangkan jejak, tersangka juga telah berusaha menghapus nomor rangka asli dan mesin serta mengganti plat nomor sepeda motor hasil curian. Hal ini dilakukan agar penerima barang curian tidak curiga kalau kendaraan tersebut adalah hasil curian," tambah Taufik.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka mendekam di balik jeruji besi Polres Banyuwangi. Ia dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

TAG TERKAIT :
Curanmor

Berita Lainnya