News

KPK Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus e-KTP

Anas Baidowi - 13/08/2019 18:29

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi proyek pengadaaan e-KTP. Ke empat tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 jucto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 jucto Pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

Keempat tersangka tersebut adalah mantan anggota DPR, Miryam S Hariyani. Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI, Isnu Edhi Wijaya, Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan Kartu Tanda Penduduk Elektronik, Husni Fahmi, dan Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, Paulus Thanos.

Dari hasil pengembangan penyidikan, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup atas keterlibatan pihak lain untuk kemudian KPK meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan dengan ditetapkannya empat orang tersangka.

"Mereka melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara," kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019) sore.

Dalam perkara tersebut, sebelumnya, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Masing-masing, dua mantan pejabat Ditjen Dukcapil Kemendagri, Irman dan Sugiharto, mantan Ketua DPR Setya Novanto, pengusaha Andi Narogong, Anang Sugiana Sudihardjo, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Made Oka Masagung dan politikus Partai Golkar Markus Nari.

TAG TERKAIT :
Berita Center Kasus e-ktp Tersangka kasus e-ktp

Berita Lainnya