Politik

Jawab Nyinyiran Fadli Zon Soal Ibu Kota, Golkar: Beda yang Biasa Kerja Cepat dan Hanya Ngomong

Fadli Zon ini tak bisa membedakan mana kecepatan mengambil keputusan dan ketepatan dalam eksekusi kebijakan. Beda antara orang yang terbiasa bekerja cepat dengan orang yang hanya bisa ngomong doang tanpa memiliki rekam jejak kerja

Aisyah Isyana - 29/08/2019 10:36

Beritacenter.COM - Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily angkat bicara soal pernyataan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang menyebut keputusan Presiden Jokowi memindahkan ibu kota negara tergesa gesa dan menyebut Jokowi mungkin mendapat wangsit soal memindahkan ibu kota.

Ace menilai, Fadli Zon tak dapat membedakan soal ketepatan mengeksekusi kebijakan. Selain itu, dia juga menyebut politikus Gerindra itu tak dapat membedakan orang yang bekerja cepat dengan yang hanya dapat berbicara saja.

Baca juga :

"Fadli Zon ini tak bisa membedakan mana kecepatan mengambil keputusan dan ketepatan dalam eksekusi kebijakan. Beda antara orang yang terbiasa bekerja cepat dengan orang yang hanya bisa ngomong doang tanpa memiliki rekam jejak kerja," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Rabu (28/8/2019).

Politikus Golkar ini menyebut proses pemindahan ibu kota negara ke Kaltim sendiri telah disampaikan jauh-jauh hari. Ace kembali menyinggung permintaan izin Jokowi terkait rencana pemindahan ibu kota saat Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di kompleks parlemen Jumat (16/8) lalu.

"Apa yang dilakukan Presiden dengan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kaltim prosesnya telah disampaikan jauh-jauh hari. Bahkan wacana tentang pemindahan ibu kota ini telah disampaikan oleh para Presiden sebelumnya," ucapnya.

"Presiden Jokowi kan secara resmi telah menyampaikan dalam Pidato Kenegaraan soal pemindahan ibu kota ini dan kemudian setelah itu suratnya disampaikan secara resmi ke DPR," imbuh Ace.

Sementara terkait pemindahan ibu kota ke Kaltim, Ace memastikan jika Golkar mendukung penuh rencana tersebut. Ace yang juga anggota DPR itu menilai sudah semestinya semua pihak dapat memahami jika pemindahan ibu kota pasti didiskusikan secara detail dengan DPR.

"Prinsipnya, saya kira seharusnya kita sudah memahami soal pemindahan Ibu kota ini. Soal tahapan-tahapan perencanaan, desain, tata ruang dan lain-lain, tentu kita bisa bicarakan bersama-sama dengan DPR," terang Ace.

Untuk diketahui. Fadli Zon sempat menyebut jika proses pengambilan keputusan pemindahan ibu kota negara dijalankan dengan cara amatir. Dia menuding keputusan pemindahan ibu kota diambil karena mendapat wangsit.

"Inilah karena memang dijalankan secara amatiran. Dengar dulu dong pendapat-pendapat masyarakat, para ahli, akademisi, perguruan tinggi. Bukan hanya niat mungkin karena dapat wangsit dari mana gitu," ujar Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/8).

TAG TERKAIT :
Gerindra Fadli Zon Golkar Pemindahan Ibu Kota Ace Hasan Syadzily

Berita Lainnya