Internasional

Saudi Kembangkan Industri Militernya Sendiri

Anas Baidowi - 09/09/2019 19:27

Beritacenter.COM - Negara kaya minyak, Arab Saudi tengah mengembangkan peralatan militer, atau dengan kata lain membangun industri militernya sendiri. Saudi sendiri sudah mengumumkan akan memberi izin bagi perusahaan yang akan meproduksi senjata api, amunisi, bahan peledak militer, peralatan militer, peralatan militer individu, dan elektronik militer.

Salah satu negara importir senjata terbesar di dunia itu mulai melisensikan perusahaan untuk memproduksi senjata api, amunisi, bahan peledak militer, peralatan militer, peralatan militer individu dan elektronik militer.

Dilansir dari laman Reuters, Senin (9/9), Gubernur Ototitas Umum untuk Industri Militer (GAMI), Ahmed al-Ohali mengatakan kebijakan itu akan membuka pintu bagi investasi asing dan lokal di sektor ini.

Putra Mahkota Saudi Muhammad bin Salman mengumumkan, investasi dibutuhkan untuk memenuhi reformasi dan menginginkan Riyadh untuk memproduksi atau merakit setengah dari peralatan pertahanannya secara lokal untuk menciptakan 40.000 peluang lapangan kerja bagi orang Saudi pada 2030.

Saudi selama ini mengimpor senjata terutama dari Amerika Serikat.

Tahun lalu Gedung Putih mengumumkan kepada Kongres AS telah menyepakati penjualan senjata senilai USD 1 miliar atau Rp 13,7 triliun kepada Arab Saudi. Adapun paket penjualan itu mencakup 6.700 tank anti-rudal buatan Amerika Serikat.

Dilansir dari laman Fox News, Jumat (23/3/2018), penjualan tersebut juga termasuk alat penunjang, pemeliharaan, dan suku cadang tank AS, helikopter, dan peralatan lain yang sudah ada di gudang Saudi. Anggota parlemen diberi waktu 30 hari untuk menyetujui atau menolak kesepakatan ini.

Pengumuman tersebut dibuat dua hari setelah Putra Mahkota Saudi Muhammad bin Salman melawat ke AS dan bertemu dengan Presiden Donald Trump.

TAG TERKAIT :
Berita Center Arab Saudi Militer Saudi

Berita Lainnya