News

KPK Periksa 2 Kepala Dinas Kabupaten Kudus Terkait Korupsi Jual - Beli Jabatan

Dewi Sari - 10/09/2019 12:08

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua Kepala dinas Kabupaten Kudus yaitu Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kabupaten Kudus, Abdul Halid dan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Joko Susilo terkait kasus dugaan suap jual - beli jabatan di lingkungan Pemkab Kudus.

Keduanya diperiksa dengan proses kelengkapan penyidikan atas tersangka Bupati Kudus, Mohammad Tamzil.

"Mereka akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Selain keduanya, penyidik KPK juga memeriksa Sekertaris Bidang Perdagangan Kabupaten Kudus, Andy Imam Santoso, Kepala Satuan Satpol PP Kabupaten Kudus, Djati Solechah dan Sekertaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus, Harjuna Widada.

"Mereka juga akan diperiksa untuk melengkapi berkas tersangka Mohammad Tamzil," ujar Febri.

Sejauh ini, baru Mohammad Tamzil dan dua orang lainnya ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap jual-beli jabatan di lingkungan Pemkab Kudus. Kedua orang pelaku tersebut adalah Staf Khusus (Stafsus) Tamzil, Agus Soeranto dan Plt Sekdis DPPKAD Kudus, Akhmad Sofyan.

Akhmad Sofyan diduga telah menyuap Tamzil untuk mendapatakan jabatan di lingkungan Pembkab Kudus. Akmad memberikan suap sebesar Rp 250 juta untuk mendapatkan jabatan kepada Tamzil melalui Uka Wisnu Sejati yang merupakan ajudan Bupati Kudus dan Agus Soeranto.

Uka Wisnu kemudian mengambil Rp 25 juta yang dianggap sebagai uang jatah perantara. Sisa uang Rp 250 juta diberikan Uka Wisnu kepada Agus. Agus kemudian menyerahkan sisa uang kepada Ajudan Bupati lainnya untuk membayarkan pembelian mobil Bupati Kudus.

TAG TERKAIT :
KPK Berita Center Komisi Pemberantasan Korupsi Kudus Bupati Kudus Kasus Jual Beli Jabatan

Berita Lainnya