Kriminal

12 Pengedar Narkoba Jaringan Jakarta- Pekanbaru - Malaysia Dibekuk Polisi, Amankan 18 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi

Dewi Sari - 11/09/2019 15:10

Beritacenter.COM - Sebanyak 12 orang pengedar narkotika sabu dan ekstasi jaringan Jakarta - Pekanbaru - Malaysia diamankan petugas Satresnarkoba Polda Metro Jaya. Dari tangan pelaku, polisi menyita 18 kilogram sabu dan 4.132 butir ekstasi.

Para pelaku yang ditangkap berinisal HW, F, S, RA, E, AY, HW, HP, I, RY, YP dan TWS. Semuanya ditangkap mulai dari periode bulan Juli hingga September 2019. Polisi masih memburu satu orang lagi berinisal X yang merupakan pemasok dari 12 pelaku tersebut.

"Penangkapan tersangka pengedar sabu ekstasi berawal dari laporan masuk ke polisi ada seseorang yang jadi bos atau pengendali. Dia kendalikan beberapa agennnya dia. Dia punya agen yang bisa edarkan narkotika itu," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu (11/9/2019).

Argo menuturkan para pelaku ingin menyebarkan barang haram tersebut di wilayah Jakarta. Penangkapan para pelaku merupakan bertahap dalam waktu tujuh kali.

Penangkapan ini berawal dari tersangka HW, F dan S di Apartemen Teluk Intan, Jakarta Utara pada tanggal 31 Juli 2019. Dari tangan mereka, polisi mengamankan barang bukti berupa empat kilogram sabu yang dimasukkan dalam empat plastik merah dan empat plastik bening berisi 400 gram sabu.

Kemudian, polisi mengamankan tersangka RA di sebuah apartemen di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan pada tanggal 6 Agustus 2019. RA kedapatan menyembunyikan satu kilogram dalam lemari.

"Selanjutnya (penangkapan kedua), pada tanggal 6 Agustus, kita juga mendapatkan lagi pengedar dengan tersangka RA. Dia berada di apartemen di Cipulir, Jakarta Selatan. Setelah digeledah, kita menemukan 1 kilogram sabu yang disimpan di dalam lemari," sambungnya.

Pada esok harinya 7 Agusutus 2019, polisi menangkap tersangka HP dan L dikawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dari mereka, polisi menyita 3,36 kilogram sabu dan bahan baku untuk membuat pil ekstasi.

"Pada tanggal 7 Agustus juga di tempat yang berbeda, unit 5 Ditresnarkoba menangkap dua tersangka HP dan BY alias L di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Barang buktinya 3,36 kilogram sabu dan bahan baku ekstasi yang disimpan di dalam kardus," papar Argo.

Dari penangkapan tersebut, polisi melakukan pengembangan. Hasilnya, tersangka E dan AY dicokok di sebuah SPBU di kawasan Sepong Utara, Tangerang Selatan pada 8 Agustus 2019.

"Kedua tersangka mau mengambil barang dan ditangkap di SPBU di Serpong Utara dengan barang bukti 1 kilogram sabu," tambahnya.

Pada tanggal 7 September 2019, polisi meringkus tersangka HW disebuah mini market di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Dari tangan HW, polisi menyita enam plastik sabu seberat 585 gram dan 8 plastik klip berisi 835 butir ekstasi.

Kemudian, polisi meringkus tiga orang di tempat berbeda pada 8 September 2019. Tersangka RY dan YP ditangkap di Rawa Bebek, Jakarta Utara dengan barang bukti 10 gram sabu.

Sedangkan, tersangka TWS ditangkap di Penjaringan, Jakarta Utara dengan barang bukti 8 kilogram sabu.

"Mereka (yang ditangkap di lokasi berbeda) tidak kenal satu dan lainnya. Ini jenis peredaran narkotika jenis putus artinya tidak saling kenal. Itu modus untuk mengelabui petugas," imbuh Argo.

 

 

TAG TERKAIT :
Polda Metro Jaya Berita Center Jaringan Narkoba

Berita Lainnya