News

Tegas! BEM SI Pastikan Tak Terlibat 'Aksi Mujahid 212' Minta Jokowi Mundur

Aisyah Isyana - 29/09/2019 10:45

Beritacenter.COM - Badan Ekseskutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia memastikan jika pihaknya tak terlibat sedikitpun dengan aksi Mujahid 212 yang berorasi meminta Presiden Jokowi turun. BEM SI dengan tegas menolak dikaitkan dengan 'Aksi Mujahid 212'.

"Bem SI tidak terlibat sedikitpun dengan gerakan tersebut," kata Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, M Nurdiansyah kepada wartawan, Minggu (29/9/2019).

Baca juga : 

Pria yang karib disapa Dadan itu juga menegaskan jika tuntutan BEM masih tetap sama seperti sebelumnya, yakni menolak UU KPK dan sejumlah RUU yang dianggap kontroversial. Dia menegaskan jika pihaknya sama sekali tak pernah meminta Jokowi turun.

"Kita masih dalam konsistensi tuntutan kami yang tertera dalam Maklumat Tuntaskan Reformasi bersama kawan kawan Aliansi Mahasiswa Indonesia," katanya.

Massa Aksi Mujahid 212 sebelumnya menggelar unjuk rasa yang mereka klaim sebagai bentuk dukungan terhadap mahasiswa, Sabtu (28/9) kemarin. Alih-alih mengaku mendukung mahasiswa, Aksi Mujahid 212 juga memuntut Presiden Jokowi lengser dari jabatannya.

Dalam aksi itu, orator Sugi Nurh Raharja berorasi diatas mobil komando. Pada kesempatan itu, pria yang karib disapa Gus Nur itu menyinggung soal kepemimpinan Presiden Jokowi. Dia juga memberi dua pilihan ke Jokowi, yakni mundur sekarang atau nanti.

"Pak Jokowi, pasti Pak Jokowi nonton ini, pasti motoi (memfoto). Pak Jokowi, Pak Luhut, siapa pun nonton ini. Aku tahu, pasti suaraku nggak didengerin, tapi nggak masalah. Pilihannya hanya dua. Mundur sekarang atau nanti," ungkap Gus Nur saat berorasi pagi tadi di Patung Kuda, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9).

Tak cukup sampai disitu, Gus Nur juga menyinggung soal khilafah. Dia menyebut sistem pemerintahan Khilafah adalah salah satu syariat Islam. Menurutnya, jika tidak mengikuti syariat Islam, bencana akan datang.

"Karena itu, saudaraku, sebaliknya, kalau kita tak tunduk pada syariat Islam, bencana pada sekarang ini yang kita dapatkan. Ini ditegaskan Allah dalam Alquran. Ingin Indonesia jadi baik? Ingin koruptor dihabisi di negeri ini? Para liberal, kapitalis, orang-orang PKI tak kita berikan kekuasaan di negeri ini. Kuncinya dua, pilihlah pemimpin yang amanah yang taat kepada Allah dan perjuangkanlah sistem Islam dan menerapkan seluruh syariat Islam," ujar dia.

TAG TERKAIT :
Unjuk Rasa Demonstrasi BEM SI BEM Aksi Mujahid 212

Berita Lainnya