Internasional

Selain Hong Kong, Demo di Baghdad Juga Rusuh

Indah Pratiwi - 02/10/2019 06:34

Beritacenter.COM - Polisi Irak terpaksa lepaskan gas air mata, meriam air untuk membubarkan aksi demonstrasi di Baghdad, Selasa(2/10) yang rusuh. Puluah ribu warga Irak turun ke jalan-jalan di kota Baghdad sebagai protes terhadap pengangguran, korupsi pemerintah, dan layanan yang semakin memburuk di negara itu.

Dilansir Reuters, wartawan melihat lima pemrotes dengan darah di wajah mereka. Ambulans bergegas masuk untuk mengangkut lebih banyak orang yang terluka ke rumah sakit.

Ada 3.000 orang telah mencoba menyeberangi jembatan Zona Hijau Baghdad yang dibentengi. DI wilayah ini terdapat gedung-gedung pemerintah dan kedutaan asing yang ramai pendemo.

Pasukan keamanan yang membawa meriam air dan gas air mata berusaha memukul mundur pergerakan massa. Para pengunjuk rasa menolak untuk pergi dan pasukan keamanan melepaskan tembakan.

"Ini bukan pemerintah, itu adalah sekelompok partai dan milisi yang menghancurkan Irak," kata seorang pemrotes yang menolak menyebutkan namanya.

Menanggapi demo Irak, Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi, yang memimpin rapat kabinet mingguan pada hari Selasa, menjanjikan lapangan pekerjaan yang lebih luas untuk warga Irak. Dia meminta bagian perminyakan dan badan pemerintah lainnya untuk mulai memasukkan kuota 50% untuk pekerja lokal dalam kontrak berikutnya dengan perusahaan asing.

Selain itu, para pengunjuk rasa marah karena runtuhnya infrastruktur, pemadaman listrik yang sering, dan korupsi yang meluas.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya