Internasional

Demo Terus-terusan, Ekuador Nyatakan Keadaan Darurat

Indah Pratiwi - 04/10/2019 11:05

Beritacenter.COM - Presiden Ekuador Lenin Moreno resmi memberlakukan keadaan darurat ketika bentrokan antara pengunjuk rasa dengan polisi pecah dan terus terjadi. Aksi demonstrasi berlangsung di Ekuador setelah pemerintah mencabut subsidi bahan bakar sebagai bagian dari paket reformasi fiskal senilai USD2 miliar.

Para aksi unjuk rasa melemparkan batu dan petasan ke polisi dan mendirikan barikade yang terbakar. Sementara polisi merespons dengan gas air mata dalam kerusuhan terburuk selama bertahun-tahun di negara Andean yang memproduksi minyak itu.

"Untuk memastikan keamanan warga negara dan menghindari kekacauan, saya telah memerintahkan keadaan darurat nasional," kata Presiden Ekuador, Moreno.

"Saya memiliki keberanian untuk membuat keputusan yang tepat untuk bangsa ini," ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (4/10/2019).

Dengan kebijakan ppemotongan subsidi bahan bakar pada Kamis waktu setempat, pengemudi taksi, bus dan truk memblokir jalan-jalan sejak di sepanjang jalan.

Kelompok-kelompok dari sipil, pelajar, dan serikat pekerja bergabung dalam aksi ini, menghalangi jalan dengan batu dan membakar ban serta membuat kerusakan fasilitas umum.

"Turun bersama paket itu!" Teriak para demonstran, merujuk pada langkah-langkah fiskal yang diberlakukan minggu ini ketika Moreno menempatkan Ekuador di jalur tengah, ramah-pasar setelah bertahun-tahun kelompok kiri berkuasa.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya