Opini

Hati-Hati Demo Ditunggangi Oknum "Mengkambinghitamkan" Demokrasi

Indah Pratiwi Budi - 04/10/2019 16:45
FOKUS : Demo

Besok, akan ada gerakan Mahasiswa turun di jalan untuk unjuk rasa terkait tuntutan mereka pada 23-24 September 2019 di Jakarta yang belum dikabulkan. Tidak hanya di Jakarta, demonstrasi Mahasiswa itu bakal terjadi di berbagai daerah di Indonesia seperti Yogyakarta dan Semarang.

Malam ini saya lebih menyoroti Jakarta setelah ada komentar dari seseorang yang saya kenal dalam sebuah group Whatsapp. Ia berkomentar lantang, "Turunkan Jokowi". Dengan kilat saya balas via japri: "Anda ini mau aksi atau mau makar?", dia balas: "dua duanya". Bisa ditebak, dia pasti besok ikutan demo. Saya kurang paham apa yang dia bela. Kemanusiaan, keadilan, atau kepentingan junjungannya?

Ya, bisa ditebak. Dia pendukung Prabowo. Tapi apapun itu saya tidak peduli, saya hanya menyoroti pemikirannya yang amat cethek.

Dia bilang:
1. Rakyat sengsara karena dia (Jokowi) bekerjasama dengan China.
2. China dan Amerika sudah transaksi duit buat jajah indonesia di sektor ekonomi.

Lalu saya tanya: Apakah kemudian jika Jokowi turun dan Prabowo naik, lantas permasalahan Indonesia selesai dan Indonesia akan jadi lebih baik?

Jawabnya, ya bisa karena jerman sudah menjanjikan akan mengatur strategis ingin membantu pak prabowo, dan Amerika tidak akan memerangi iran lagi.

Apakah kemudian kalau Prabowo jadi Presiden, MENJAMIN SEMUA KEPUTUSANNYA PRO RAKYAT?

"Ya Ada saham pak prabowo di swiss, Kata pak prabowo jika orang miskin tdk ada mendapat kan tunjangan dari pemerintah maka saham saya tdk saya makan sendiri melainkan untuk rakyat saya sendiri", jawabnya.

Saya yakin opininya tersebut tidak atas pengkajian sendiri, malainkan pengaruh dari oknum-oknum yang informasinya tidak jelas dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
Apalagi ia menulis: Orang MK itu pasti di bayar oleh nenek lampir megawati. Apakah ini benar? Dapat informasi dari mana? Bisa sekali dia menyimpulkan seperti itu tanpa didasari bukti yang jelas.

Baiklah, kita mengutuk kebakaran hutan di Kalimantan dan beberapa daerah lain. Kita menolak beberapa point Revisi KUHP, Revisi UU KPK, dll. Namun apakah semua itu bisa menjadi alasan kiat untuk menggulingkan kepemimpinan Jokowi yang baru akan dilantik kembali kareja telah memenangkan suara Pilpres 2019-2024? Tentu saja tidak.

Kalau memang dia paham posisi dirinya sebagai Mahasiswa, maka ia akan mempelajari substansi permasalahan dan memiliki jutaan alasan logis yang dapat dipertanggung jawabkan sebelum turun aksi di jalanan. Tidak asal demo, ikut-ikutan dan asal mangap di jalanan tanpa ngerti keadaan sebenarnya.

Kecuali kalau dia aksi karena ikut-ikutan, apalagi dibayar. Jangankan berpikir, tahu apa yang ia gugat saja tidak. Eh ujung-ujungnya makar, lalu khilafah solusinya. GOBLOG! Kayak nggak ada jalan keluar yang lain saja.

Kabarnya, besok juga akan ada Parade Aksi Bela Tauhid untuk kedok menggagalkan pelantikan Jokowi. Dengan klaim sepihak bahwa Jokwi gagal.

Saya harap Mahasiswa tidak terpengaruh dengan provokasi macam ini. Fokus dengan tuntutan sejak awal saja.

Sumber : Status Facebook Vinanda Febriani

TAG TERKAIT :
Demo Demo Pelajar Rusuh Demo Mahasiswa Rusuh Pelajar Demo Demo Rusuh DPR

Berita Lainnya

Anies Dan Ahok

Opini 05/11/2019 11:04

Nangka Aibon

Opini 01/11/2019 20:11