Internasional

Israel Jual Pesawat Tanpa Awak ke Negara Asia Tenggara dengan Harga yang Sangat Fantastis

Diketahui juga jika kontrak tersebut akan terdiri dari sistem drone multi-layer jaringan, dengan kendaraan udara berbagai ukuran dan kemampuan dan akan dikirim ke negara Asia Tenggara yang tidak disebutkan namanya selama periode 22 bulan.

Sari Intan Putri - 07/10/2019 13:13

Beritacenter.COM - Elbit yang merupakan salah satu perusahaan pertahanan milik Israel telah mengamankan kesepakatan pesawat tak berawak atau drone dengan sebuah negara di Asia Tenggara dengan harga fantastis yakni Rp 2,16 triliun.

Diketahui juga jika kontrak tersebut akan terdiri dari sistem drone multi-layer jaringan, dengan kendaraan udara berbagai ukuran dan kemampuan dan akan dikirim ke negara Asia Tenggara yang tidak disebutkan namanya selama periode 22 bulan.

Selain itu, kontrak tersebut juga akan mencakup lebih dari 1.000 mini-drone THOR Elbit yang terlihat seperti drone rotor konsumen dan dimaksudkan untuk melakukan operasi pengawasan dan pengintaian.

Pesawat tak berawak itu dapat terbang di ketinggian 2.000 kaki dan pada kecepatan 65 kilometer per jam atau setara dengan 40 mph.

Kontrak ini juga akan mencakup puluhan drone Skylark, pesawat kecil yang diluncurkan dan dioperasikan oleh tim beranggotakan dua orang yang banyak digunakan oleh Angkatan Pertahanan Israel.

The Sky Rider, seperti yang dikenal dalam bahasa Ibrani, adalah pesawat pengintai taktis yang dioperasikan oleh Artillery Corps yang menyediakan video langsung kepada tentara di darat.

Terakhir, pesanan termasuk Hermes 450, kendaraan menengah tanpa awak yang canggih dan tahan lama. Hermes digunakan terutama untuk misi pengintaian dan pengawasan, tetapi ada versi serangan yang dapat dipersenjatai dengan amunisi udara-ke-permukaan.

Perusahaan tidak mengatakan versi mana yang termasuk dalam kesepakatan terbaru itu, atau berapa banyak drone Hermes yang akan dikirim.

"Kontrak ini menggarisbawahi keunggulan kompetitif kami karena tentara semakin memandang solusi [sistem pesawat tak berawak] berlapis sebagai kunci untuk memberikan intelijen yang unggul sambil mempertahankan tingkat fleksibilitas operasional yang tinggi," kata CEO Elbit, Bezhalel Machlis, dalam sebuah pernyataan.

TAG TERKAIT :
Dunia Internasional Israel Senjata

Berita Lainnya