Internasional

Kejam, Pemerintah Tiongkok Paksa Tahanan Muslim Uighur Tutup Mata dan Disiksa

Indah Pratiwi - 09/10/2019 13:13

Beritacenter.COM - Sebuah pesawat nirawak (drone) memvideokan secara diam-diam untuk memperlihatkan ribuan tahanan minoritas muslim Uighur ditutup matanya secara paksa. Mereka sedang dikawal di dekat sebuah kereta di China memicu kekhawatiran tentang penindasan pemerintah China terhadap muslim Uighur di Provinsi Xinjiang.

Video tersebut viral di Internet oleh akun anonim pekan lalu yang memperlihatkan ratusan pria dan wanita sebagian besar memakai pakaian warna ungu dan oranye dengan rompi bertuliskan "Pusat Penahanan Kashgar" duduk berbaris di lantai.

BACA JUGA

Dilansir CNN, pihaknya belum bisa memastikan keaslian video ini dan kapan video itu dibuat. Kementerian Luar Negeri China sampai kini belum memberi komentar saat dimintai keterangan soal video tersebut.

Dalam pernyataan kepada CNN pekan lalu, otoritas di Xinjiang mengatakan "tindakan keras kepada pelaku kriminal sesuai dengan aturan dan sudah lazim dilakukan di China".

"Tindakan terhadap pelaku kriminal di Xinjiang tidak pernah berkaitan dengan etnis atau agama," kata pernyataan otoritas Xinjiang. "Memindahkan tahanan adalah aktivitas yang normal dilakukan."

Sampai kini, belum diketahui apakah mereka yang di dalam video itu ditahan lantaran berbuat kriminal atau ada alasan lain. Berdasarkan akun YouTube anonim yang mengunggah video ini hanya memberi penjelasan dengan kalimat "pelanggaran hak asasi dan kebebasan jangka panjang dari pemerintah China di wilayah Otonomi Xinjiang Uighur.

Sudah 2,5 tahun, pemerintah China menahan ratusan ribu warga Uighur dan kelompok etnis minoritas muslim Uighur. Akan tetapi, Beijing menyebut tindakan itu adalah kegiatan "sukarelawan di kamp deradikalisasi" dan "pusat pelatihan kejuruan".

Namun, pihak mantan tahanan disana menyebut kamp itu sebagai tempat pengasingan dan di sana marak terjadi pelanggaran berupa penyiksaan dan ancaman serta pelecehan seksual.

 

TAG TERKAIT :
Berita Center Berita Entertainment Indonesia

Berita Lainnya