Internasional

Presiden Turki Tegaskan Akan Bela Suriah dari Pihak yang Ingin Memecah Belah Kedamaian

Dalam sebuah pertemuan yang diadakan secara tertutup pada Minggu (13/10/2019), Presiden Erdogan menekankan jika Turki berusaha memusnahkan koridor teror yang dibentuk di dekat perbatasan tenggara Turki. Erdogan jug

Sari Intan Putri - 14/10/2019 16:49

Beritacenter.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan jika Pemerintah Turki tak berniat untuk mencaplok tanah Suriah. Bahkan, lanjut Erdogan, Turki akan berada di hadapan mereka yang ingin memecah belah dan memecah belah Suriah.

Dalam sebuah pertemuan yang diadakan secara tertutup pada Minggu (13/10/2019), Presiden Erdogan menekankan jika Turki berusaha memusnahkan koridor teror yang dibentuk di dekat perbatasan tenggara Turki.

Erdogan juga menjelaskan jika Turki berusaha membawa perdamaian dan ketenangan untuk warga Suriah melalui Operasi Mata Air Perdamaian di sebelah utara Suriah.

Operasi yang diluncurkan itu, lanjut Erdogan, hanya untuk melawan organisasi teroris YPG/PKK dan Daesh di wilayah yang bersinggungan dengan perbatasan Turki.

Terkait isu sanksi ekonomi dari anggota NATO, Erdogan mengeritik pernyataan beberapa negara NATO yang menyatakan tidak akan mengirim senjata ke Turki.

"Bisakah Anda menjelaskan pendekatan Anda kepada kami? Apa artinya itu? Kemarin Menteri Luar Negeri Anda membuat pernyataan seperti itu di parlemen. Bagaimana kita bermitra di NATO? Anda tidak memberikan senjata gratis kepada kami,” kritik Erdogan.

“Kami membeli senjata Anda dengan uang kami. Jadi, ketika membahas keamanan NATO, bagaimana kami dapat melindungi NATO dengan kondisi seperti ini?” ujar Erdogan menyayangkan upaya Turki melawan terorisme tidak didukung oleh mitranya di NATO.

TAG TERKAIT :
Suriah Dunia Internasional Turki Erdogan Presiden Turki

Berita Lainnya