Ekonomi

Menteri Keuangan dengan Tegas Blokir Ratusan Importir

Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan menyebutkan jika pelanggaran yang dilakukan importir beragam. Pertama importir membeli bahan baku impor lalu tidak digunakan untuk produksi.

Sari Intan Putri - 14/10/2019 18:44

Beritacenter.COM - Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementrian Keuangan telah berhasil mencabut 325 izin importir yang ditemukan melakukan pelanggaran. Mayoritas izin importir yang diblokir adalah pengimpor Tekstil dan Produksi Tekstil (TPT).

Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan menyebutkan jika pelanggaran yang dilakukan importir beragam. Pertama importir membeli bahan baku impor lalu tidak digunakan untuk produksi.

Yang kedua, ada pelanggaran tata niaga dari aturan yang diterbitkan Kementrian Perdagangan (Kemendag).

“Produsen tidak impor (untuk) produksi sendiri tapi di kemudian menjual barangnya ke pasar. Dia gunakan entitas dirinya dapat fasilitas impor yang dikuotakan tapi tidak dibuat produksi dia sendiri melainkan dijual ke pasar. Dia melanggar tata niaga, kuota dan persetujuan impor yang diberikan Kemendag,” kata Sri Mulyani.

Mantan Direktur Bank Dunia ini menjelaskan tindakan tersebut dalam rangka menjamin good governance dan menjaga daya saing produk lokal. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) selalu melakukan pengawasan baik secara targeting maupun sewaktu-waktu.

“Pada dasarnya kami juga ingin mendukung kegiatan ekonomi dengan kepatuhan yang baik, dengan efisiensi yang tinggi, sehingga daya saing ekonomi Indonesia juga meningkat,” tegas Sri Mulyani.

TAG TERKAIT :
Ekonomi Sri Mulyani Menteri Keuangan Tekstil Menkeu

Berita Lainnya