News

Tepis Anggapan Ngambek, Ketum Projo Akui Mulai Sayang dengan Menhan Prabowo

Nggak, siapa yang ngambek? Itu kan persepsi teman-teman. Kita mau istirahat. Kan sudah selesai menang Pilpres. Kalau ngambek kan kamu yang ngomong. Politik nggak boleh baper

Aisyah Isyana - 25/10/2019 17:20

Beritacenter.COM - Presiden Jokowi menunjuk Ketum Projo Budi Arie menjadi Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT). Budi menepis anggapan dirinya ngambek hingga membubarkan Projo, sebelum dipilih Jokowi jadi Wamen.

Menurutnya, tak boleh ada sikap bawa perasaan (baper) dalam dunia politik. "Nggak, siapa yang ngambek? Itu kan persepsi teman-teman. Kita mau istirahat. Kan sudah selesai menang Pilpres. Kalau ngambek kan kamu yang ngomong. Politik nggak boleh baper," kata Budi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (25/10/2019).

Baca juga :

Budi menilai, sikap tegar harus ditanamkan dalam berpolitik. Dia bahkan mengaku sudah mulai sayang dengan Menhan Prabowo Subianto.

"Politik harus tegar, nggak boleh zero sum game, ngambek, nggak boleh baper. Saya gini saja sudah mulai sayang dengan Pak Prabowo," ujarnya.

Mengaku tak masalah satu kabinet dengan Prabowo, Budi menilai negara lah yang terpenting. "Ini bibit-bibit, benih-benih rasa cinta sudah mulai muncul. Manajemen hati kita, rasa kita. Karena kita cinta negara, semuanya beres," ucapnya.

Terlepas dari hal itu, Budi menyinggung soal Meteri Desa dan Wamen yang memiliki cakupan luas, dengan keradaan 74 ribu desa di Indonesia. Dia juga menyinggung soal karakteristik desa yang beragam, termasuk soal daerah tertinggal.

"Kita akan segera memotret secara serius mana problem di desa karena menurut data BPS tahun 2020 perbandingan penduduk desa dan di kota itu sekitar 56:44 sehingga problem kemiskinan di desa. Sedangkan anggaran Rp 77 T setahun harus betul-betul berguna di desa. Seperti nanti kepala desa tidak bermasalah dengan hukum," tuturnya.

Penanganan kedepannya, Budi menyebut akan berkoordinasi dengan Mendes Abdul Halim Iskandar soal pembagian tugas pada Senin (28/10) besok. Dia juga menyebut dirinya bakal lebih banyak di desa ketimbang di kantor.

"Saya berharap satu hari atau dua hari saja di kantor. Sisanya 5 atau 6 hari di desa desa seluruh Indonesia. Saya mau bilang Pak menteri 1 hari saja di kantor, sisanya di desa, kalau perlu tidur di kampung-kampung," ujarnya.

Selain itu, Budi juga mengaku akan melibatkan relawan Projo dalam melakukan pendampingan. Menurutnya, hingga saat ini pun sudah banyak pendampung desa dari relawan Projo.

"Oh ya pasti (Projo dilibatkan). Sampai saat ini pendamping desa itu banyak relawan dari Projo karena kita tahu ini persoalan pengetahuan, skill. Masyarakat desa belum siap. Saya mau mencium baunya rakyat di desa. Saya mau nginep di kampung, kita bikin mobil karavan, jalan saja," tuturnya.

TAG TERKAIT :
Politik Kabinet Menteri Indonesia Maju Wakil Menteri Budi Arie Ketua Projo Wamendes PDTT

Berita Lainnya