News

Dukung Idham Jadi Kapolri, Bamsoet: Sosok Tepat Pemikul Tanggung Jawab Besar Komando Polri

Di tongkat komando Kapolri, melekat tanggung jawab yang sangat besar. Bukan hanya untuk memajukan institusi Polri agar lebih dekat di hati rakyat, melainkan juga untuk memajukan Indonesia sebagai negara yang aman dan damai, dengan penegakan supremasi hukum yang tegas sebagai salah satu indikatornya,

Aisyah Isyana - 30/10/2019 22:26

Beritacenter.COM - Terpilihnya Komnjen Idham Azis sebagai Kapolri pengganti Tito Karnavian yang menjadi Mendagri, turut didukung oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Dia berharap, terpilihnya Idham sebagai Kapolri, dapat memajukan Indonesia menjadi negara aman dan damai.

"Di tongkat komando Kapolri, melekat tanggung jawab yang sangat besar. Bukan hanya untuk memajukan institusi Polri agar lebih dekat di hati rakyat, melainkan juga untuk memajukan Indonesia sebagai negara yang aman dan damai, dengan penegakan supremasi hukum yang tegas sebagai salah satu indikatornya," ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis, Rabu (30/10/19).

Baca juga :

Bamsoet menyebut Idham Azis merupakan sosok yang tepat mengemban tugas sebagai Kapolri, lantaran memiliki track record yang teruji integritasnya, khususnya dalam bidang reserse, penanganan radikalisme, dan terorisme. Sebut contoh pelumpuhan teroris Dr Azhari, konflik di wilayah Poso, Kapolda Metro Jaya, hingga menjadi Kabareskrim Polri.

Bamsoet juga mengingatkan Idham soal pekerjaan rumah terbesar Polri selain radikalisme dan terorisme, yakni pemberantasan korupsi dan narkoba. Menurutnya, kedua kejahatan itu keberadaannya turut menyumbangkan keresahan terbesar di masyarakat.

"Rakyat menunggu taji kepolisian dalam mencegah dan menindak korupsi serta peredaran narkoba. Tren peningkatan kinerja Polri di kedua bidang tadi memang sudah terlihat membaik, namun seharusnya masih bisa lebih ditingkatkan lagi," tuturnya.

Guna memaksimalkan hal itu, Bamsoet menilai jam terbang Idham itu harus dimaksimalkan untuk meninggalkan legacy yang kuat sehingga bisa membuat standar tinggi bagi para generasi berikutnya yang akan menjadi Kapolri.

"Selain penegakan supremasi hukum dan peningkatan kualitas aparat, Polri juga perlu melakukan berbagai terobosan digitalisasi, baik di internal institusi Polri dari polsek hingga mabes maupun dalam proses penegakan supremasi hukum. Digitalisasi merupakan sebuah keniscayaan yang tak terhindarkan, Polri tak boleh ketinggalan dalam menghadapinya," tandasnya.

Selain itu, Bamsoet juga menyoroti soal wajah Polri yang humanis, sebagaiamana apa yang diharpakna masyarakat di berbagai daerah. Pasalnya, Indonesia tak hanya soal Jawa, namun juga dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote. Kedepannya, diharapkan masyarakat disetiap wilayah dapat bertemu wajah Polri humanis.

"Jangan ada lagi cerita rakyat dibuat susah ataupun terganggu kenyamanan hidupnya akibat tingginya tingkat kriminal lantaran lemahnya penegakan hukum. Quick response dalam manajemen penanganan perkara menjadi sangat penting untuk ditingkatkan sehingga setiap melihat wajah aparat kepolisian, baik yang sedang bertugas di lapangan maupun yang bertugas di kantor, rakyat bisa ceria karena merasa terlindungi, bukan justru merasa takut, apalagi terintimidasi," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
Kapolri Tito Karnavian Bambang Soesatyo Idham Azis Ketua MPR RI Bamsoet Idham Azis Kapolri

Berita Lainnya