Internasional

Pasca Rusuh Demo Antipemerintah di Irak, 13 Pengunjuk Rasa Tewas Tertembak

Aisyah Isyana - 06/11/2019 07:37

Beritacenter.COM - Sedikitnya 13 pengunjuk rasa dilaporkan tewas ditembak mati pasukan kemanan Irak dalam 24 jam terakhir. Pasukan melepaskan tembakkan guna membuabarkan aksi unjuk rasa demonstran yang anti terhadap partai-partai politik pemerintahan.

Sebelumnya, diketahui terdapat delapan orang terbunuh ditembak pasukan keamanan, Senin (4/11), sebagaimana dilansir AFP, Rabu (5/11). Selanjutnya, terdapat lima orang lainnya yang kembali ditembak mati pada malam harinya, atau awal Selasa.

Dari lima orang itu, ada satu orang yang tewas dengan tembakan langsung saat tengah menghadiri prosesi pemakaman orang lain beberapa jam sebelumnya.

Baca juga :

Sedikitnya ada sekitar 260 warga Irak tewas dalam aksi demonstrasi sejak awal Oktober lalu. Para demonstran itu melakukan unjuk rasa melawan pemerintah yang dinilai mereka korup dan terikat pada kepentingan asing, terutama Iran.

Aksi kekerasan itu dimulai sehari setelah Perdana Menteri Irak, Adel Abdul Mahdi, mengimbau para demonstran untuk menunda aksi unjuk rasa. Dalam hal ini, penundaan unjuk rasa itu dilakukan lantaran disebut telah mencapai tujuan dan melukai ekonomi.

Selain itu, Adel juga memastikan dirinya bersedia mengundurkan diri jika politisi menyetujui penggantian dan menjanjikan sejumlah reformasi. Kendati begitu, pengunjuk rasa menilai jika hal itu tak cukup dan meminta agar seluruh partai politik untuk pergi.

Sekedar diketahui. aksi unjuk rasa marak digelar di Irak sejak 1 Oktober lalu. Unjuk rasa kaum muda Irak ini digelar guna memprotes korupsi dan minimnya lapangan kerja. Aksi demo itu akhirnya berujung menyerukan mundurnya pemerintah.

Aksi demo ini membuat parlemen Irak terpecah. Alhasil, parlemen yang terpecah ini merencanakan untuk menggelar sidang membahas tuntuan para demonstran pada pekan ini.

TAG TERKAIT :
Demonstrasi Unjuk Rasa di Irak Demonstrasi di Irak Demonstran Ditembak Mati Pengunjuk Rasa Ditembak Mati di Irak

Berita Lainnya