News

Kisah Dibalik Mayat Mr dan Mrs X Yang Mampir ke RS Polri

Indah Pratiwi - 08/11/2019 21:10

Beritacenter.COM - Sebuah Rumah Sakit(RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur kabarnya belum menerima kiriman mayat dari sejumlah tempat kejadian perkara (TKP) dalam dua pekan terakhir belakangan ini.

"Biasanya setiap hari ada satu sampai dua kantong isi mayat yang kami tangani," kata Kepala Instalasi Forensik Kombes Pol Edy Purnomo di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

RS Polri biasanya mendapatkan kiriman mayat dalam sehari yang dikirim dari sejumlah petugas Kepolisian Sektor (Polsek) di wilayah hukum Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Depok, Bekasi dan Bogor.

"Sebab polisi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat biasa mengirim ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang lebih dekat dari wilayah mereka. Kalau ke Kramat Jati kejauhan," katanya.

Mayat tersebut, kata dia, akan diterima lewat administrasi penerimaan jenazah RS Polri baik merupakan korban sakit, kecelakaan hingga korban kejahatan kriminal. Dalam sebulan, biasanya ada 20 mayat di ruang Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri.

Mayat yang sering ditangani kebanyakan tidak memiliki identitas diri sehingga ia memberikan nama mayat Mr atau Mrs X.

"Biasanya saat pertama datang, mayat tersebut tidak ada identitasnya. Tapi seiring pengungkapan kasus, identitas itu bisa kami dapatkan," katanya.

Jasad tersebut biasanya dikirim menuju rumah duka jika kasusnya telah selesai ditangani polisi. "Biasanya bisa sampai lama kita simpan di ruang pendingin. Tergantung kasusnya, kalau sudah diungkap, baru kita makamkan di TPU Pondok Ranggon," katanya.

Belakangan ini, kata dia, ruangan mayat yang berada di bagian paling belakang RS Polri tampak kosong. Tak ada satu pun mayat.

"Biasanya freezer ini untuk keperluan transit jasad sebelum dikirim ke rumah duka," ujar Edy.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya