Politik

Dianggap Berbahaya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan Berencana Larang Rokok Elektrik

Lebih lanjut Muhajir juga menyebutkan jika hal tersebut untuk menanggapi usulan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), karena menemukan sejumlah zat yang berbahaya bagi kesehatan di cairan rokok elektrik.

Sari Intan Putri - 12/11/2019 12:27

Beritacenter.COM - Muhadjir Effendy selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan menyebut jika pihaknya setuju dengan rencana pelarangan penggunaan rokok elektrik jika dianggap membahayakan bagi kesehatan.

Lebih lanjut Muhajir juga menyebutkan jika hal tersebut untuk menanggapi usulan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), karena menemukan sejumlah zat yang berbahaya bagi kesehatan di cairan rokok elektrik.

"Itu sebenarnya waktu saya masih menjadi mendikbud, sudah banyak yang komplain supaya dilarang," ucap Muhadjir.

Menurut pria kelahiran Madiun 29 Juli 1956 itu, seharusnya Kementerian Kesehatan atau dalam hal ini BPOM mengeluarkan larangan penggunaan rokok elektrik dan Vape bila dianggap berbahaya.

"Ya mestinya di Kementerian Kesehatan, di BPOM, kalau memang dianggap berbahaya untuk kesehatan semestinya dilarang," tegasnya.

Pelarangan itu menurut Muhadjir, juga didasarkan pada ketiadaan aturan tentang rokok elektrik. Dia juga menyebut untuk impor produk tersebut ke depan bisa saja dihentikan.

"Karena itu tidak ada aturan, dan itu diminta dilarang. Sementara itu sudah dibatasi (impornya), dilarang sementara, bisa dihentikan," tandas Muhadjir.

TAG TERKAIT :
Kesehatan Rokok BPOM Rokok elektrik Muhadjir Effendy Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan

Berita Lainnya