Nasional

Presiden Jokowi Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung Masyarakat

Baharuddin Kamal - 12/11/2019 15:17

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menengaskan pemilihan kepada daerah tetap harus melalui mekanisme pemilihan langsung oleh masyarakat. Jokowi tak ingin calon kepala daerah dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Pernyataan Jokowi ini disampaikan melalui Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman.

"Presiden Jokowi mengatakan pilkada provinsi/kabupaten/kota tetap melalui mekanisme pemilihan langsung yang merupakan cermin kedaulatan rakyat/demokrasi dan sejalan dengan cita-cita Reformasi 1998," kata Fadjroel melalui pesan singkat, Selasa (12/11).

Menurut Fadjroel, rencana evaluasi Pilkada langsung hanya masuk wilayah teknis penyelenggaraan. Bukan pada sistem pemilihan langsung atau tak langsung.

"Yang akan dievaluasi hanya teknis penyelenggaraan," jelasnya.

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian mempertanyakan apakah pilkada langsung masih relevan saat ini.

"Kalau saya sendiri justru pertanyaan saya adalah, apakah sistem politik pemilu Pilkada ini masih relevan setelah 20 tahun," ujar Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11).

Sebagai mantan Kapolri, ia tidak heran apabila banyak kepala daerah yang terjerat kasus tindak pidana korupsi. Menurutnya, Hal itu karena besarnya ongkos politik yang dikeluarkan pasangan calon, karena sistem pilkada langsung.

"(Pilkada langsung) banyak manfaatnya yakni partisipasi demokrasi, tapi kita lihat mudaratnya juga ada, politik biaya tinggi. Kepala daerah kalau nggak punya Rp 30 miliar mau jadi bupati, mana berani dia," kata dia.

TAG TERKAIT :
Berita Center Pilkada Pemilihan Kepala Daerah Presiden Jokowi Pilkada Serentak 2020

Berita Lainnya