Nasional

Bandingkan Nabi-Soekarno, Sukmawati Diimbau Minta Maaf Agar Keadaan Tak Panas

Lukman Salasi - 18/11/2019 12:12

BeritaCenter.COM - Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek) menilai pernyataan Sukmawati Soekarnoputri yang membandingan Nabi Muhammad dan Presiden pertama RI Soekarno dinilai tidak patut.

"Tidak sepatutnya Ibu Sukmawati menyampaikan hal tersebut, selain tempat dan waktunya tidak pas," kata Awiek kepada wartawan, Senin (18/11/2019).

Sukmawati pun diimbau agar meminta maaf kepada umat Islam untuk menyejukkan keadaan. Awiek juga meminta aparat kepolisian menanganinya dengan profesional.

"Untuk menyejukkan keadaan, sebaiknya Ibu Sukmawati menjelaskan secara jernih dan meminta maaf kepada umat Islam. Aparat kepolisian agar bersikap profesional dan profesional menangani persoalan ini," kata Awiek.

Pernyataan Sukmawati berpotensi mengganggu kerukunan umat beragama. Selain itu, Awiek menyebut stabilitas sosial pascapilpres yang sudah pulih juga bisa terganggu.

"Hal ini juga berpotensi mengganggu kerukunan umat beragama dan berpotensi menggangu stabilitas sosial yang baru saja pulih akibat pilpres," ujarnya.

Ucapan Sukmawati terkait Nabi dan Sukarno itu terlontar dalam forum diskusi pada 11 November lalu. Dalam diskusi itu, awalnya, Sukmawati berbicara soal perjuangan Indonesia merebut kemerdekaan RI dari jajahan Belanda. Kegiatan itu sendiri dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2019. Sukmawati kemudian melontarkan pertanyaan kepada forum.

"Sekarang saya mau tanya semua, yang berjuang di abad 20 itu Yang Mulia Nabi Muhammad apa Ir Sukarno, untuk kemerdekaan? Saya minta jawaban, silakan siapa yang mau jawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini," tanya Sukmawati.

TAG TERKAIT :
Berita Center PPP Soekarno Nabi Muhammad Sukmawati

Berita Lainnya