Kriminal

Oknum Notaris di Bali Diciduk Polisi

Dewi Sari - 26/11/2019 07:55

Beritacenter.COM - Satreskirm Polda Bali mengamankan seorang notaris bernama I Putu Hamirta terkait kasus penipuan dan penggelapan tanah. Pelaku diduga telah menerbitkan ertifikat hak milik (SHM) tanah palsu.

"Peran tersangka ini mengetahui pada saat pembuatan PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli) bahwa yang ditransaksikan adalah fotokopi tanpa ada SHM asli," kata Dirkrimum Polda Bali, Kombes Andi Fairan, di Denpasar, Bali, Selasa (26/11/2019).

Peristiwa itu bermula pada Februari 2015 silam saat melakukan transaksi antara AA Ketut Gede dengan Kho Tjauw Tiam atas tanah SHM no 8842. Setahun setelah AA Ketut Gede meninggal dunia, pada 2017 terjadi transaksi dengan obyek yang sama berupa fotokopi SHM nomor 8842 oleh tersangka Made Kartika yang mengaku sebagai AA Ketut Gede.

"Notaris ini berangkat ke Jakarta seolah-olah bertemu dengan penjual untuk tandatangan PPJB tersebut," terang Andi.

Dengan PPJB tersebut, tersangka I Made Kartika membuat surat pernyataan dan laporan kehilangan SHM nomor 8842 di Polresta Denpasar sebagai syarat mengajukan SHM pengganti. Perbuatan itu lalu diketahui ahli waris korban yang kemudian melapor ke Polda Bali pada Oktober 2018.

"Tersangka mengabaikan prinsip transaksi dengan terang dan tunai," tutur Andi.

Atas perbuatanya, pelaku dijerat dengan pasal 263 (1)(2), pasal 266 (1)(2), pasal 264 ayat 1 ke 1e, psal 56 ke 1e dan pasal 88 KUHP.

TAG TERKAIT :
POLISI Polda Bali Berita Kriminal Indonesia Berita Center Notaris Oknum

Berita Lainnya