Internasional

Serangan Teroris di Gereja saat Ibadah Dilaksanakan, Presiden Burkina Faso : Saya Mengutuk Serangan Biadab Itu...

Diketahui juga jika Gereja itu berada di Desa Hontoukoura di wilayah Est dekat perbatasan Niger. Penembakan berlangsung saat gereja sedang menggelar kegiatan peribadatan. Identitas pelaku dan motivasi penembakan belum diketahui. Presiden Burkina Faso Roch Christian Kabore mengutuk serangan tersebut.

Sari Intan Putri - 02/12/2019 12:49

Beritacenter.COM - Sebuah gereja di Burkina Faso menjadi sasaran penembakan pada Minggu (01/12/2019). Dalam aksi brutal tersebut, setidaknya ada 14 orang dilaporkan tewas.

Diketahui juga jika Gereja itu berada di Desa Hontoukoura di wilayah Est dekat perbatasan Niger. Penembakan berlangsung saat gereja sedang menggelar kegiatan peribadatan. Identitas pelaku dan motivasi penembakan belum diketahui. Presiden Burkina Faso Roch Christian Kabore mengutuk serangan tersebut.

"Saya mengutuk serangan biadab terhadap Gereja Protestan Hantoukoura di Foutouri yang menewaskan 14 orang dan beberapa terluka. Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga yang meninggal dan berharap pemulihan yang cepat bagi yang terluka," kata Kabore.

Wilayah Est memang dihuni kelompok-kelompok milisi yang diyakini memiliki afiliasi dengan Alqaudah dan ISIS. Pada 6 November lalu, kelompok bersenjata melepaskan tembakan ke konvoi bus yang mengangkut pekerja tambang di wilayah tersebut. Sebanyak 39 orang tewas dalam kejadian itu.

Burkina Faso merupakan salah satu negara Afrika Barat yang cukup tenang dan tak didera konflik. Negara itu pun selalu membanggakan toleransi beragama masyarakatnya. Namun tahun ini sebuah pemberontakan kelompok ekstremis telah menyulut ketegangan etnis dan agama di sana.

Hal itu menyebabkan negara tak dapat mengontrol sebagian besar wilayahnya. Terutama wilayah-wilayah utara yang berbatasan dengan Mali yang bergolak.

TAG TERKAIT :
Dunia Internasional Gereja Burkina Faso

Berita Lainnya