Bisnis

TVRI Dicecar Rp1 Triliun Cuma Untuk Beli Program Asing

Indah Pratiwi - 03/12/2019 03:43

Beritacenter.COM - Dalam rapat DPR RI mempertanyakan kinerja TVRI dimana Direktur Utama Helmi Yahya memberi penjelasan soal larinya dana satu triliun ternyata dihamburkan untuk membeli program asing.

“Buat apa membeli program asing dengan biaya yang sangat mahal. Sementara budaya kita tenggelam,” kata Almuzammil Yusuf dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dewan Pengawas (Dewas) TVRI di komplek parlemen, Senin (2/12/2019).

Komisi I DPR RI Almuzammil Yusuf meminta Direksi untuk tidak membeli program asing yang tidak ada manfaatnya bagi rakyat Indonesia.

“TVRI itu dibiayai oleh uang rakyat. Maka harus menayangkan tentang Indonesia dan kebhinekaan,” katanya dengan nada tinggi dalam RDP yang dipimpin Wakil Ketua Komisi I Abdul Kharis Almasyhari dari Fraksi PKS.

TVRI, kata dia, bisa kalah dari TV swasta. Padahal menurut Almuzammil Yusuf, karyawan TVRI paling banyak dari TV Swasta.

“Hampir semua provinsi ada TVRI stasiun daerah. Nah, bayangkan kalau TVRI konsisten konten yang kental dengan budaya lokal, bisa kalah itu tayangan Liga Primier (Liga Inggris, red),” papar anggota Fraksi PKS ini.

Anggota komisi I dari Fraksi NasDem Willy Aditya mengaku sangat prihatin dengan tayangan TVRI yang mengutamakan program asing dibandingkan program lokal.

“Program lokal yang kaya budaya banyak yang bisa dibikin. Begitu banyak Festival Film di Indonesia tapi tidak digarap TVRI. Banyak juga film pendek diproduksi anak negeri yang bisa ditayangkan,” tanyanya.

 

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya