Kriminal

Aniaya Warga, 'Preman Cilik' Baru Keluar Bui di Garut Kembali Dibekuk Polisi

Aisyah Isyana - 06/12/2019 12:12

Beritacenter.COM - Pria bertato berinisial HNP alias Ikal (20), harus berurusan dengan polisi lantaran menganiaya warga. Ikal yang dijuluki 'preman cilik' ini diketahui baru keluar dari lembaga pemasyarakatan di Bandung. Keberadaan Ikal membuat resah masyarakat Tarogong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Penangkapan terhadap Ikal dilakukan tim Resmob Satreskrim Polres Garut di salah satu penginapan, Cipanas, Garut, Kamis (5/12) sore. Ikal ditangkap lantaran ulahnya menganiaya warga di Tarogong, Rabu (4/12) malam.

Baca juga :

"Tersangka diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga. Padahal, yang bersangkutan ini ternyata baru sekitar dua minggu keluar dari lembaga pemasyarakatan di Bandung," kata Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng, kepada wartawan di Mapolres Garut, Jumat (6/12/2019).

Madona mengatakan, Ikal baru saja bebas usal dihukum 2,6 tahun bui lantaran menikam seseorang pada 2017 lalu. Proses penangkapan terhadap preman cilik ini cukup menegangkan, lantaran Ikal diketahui kerap membawa senjata api dan golok.

Petugas bersenjata lengkap dikerahkan guna menangkap Ikal. "Bersangkutan tidak melawan saat ditangkap karena posisinya sedang tertidur. Setelah digeledah, ternyata yang kerap dibawa pelaku adalah softgun," katanya.

Setelah ditangkap, Ikal digelandang ke Mapolres Garut untuk diperiksa. Terancam kembali masuk bui, Ikal dijerat Undang-undang Darurat terkait kepemilikan senjata tajam dan replika senjata api, dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

"Kami juga kenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun," ujar Maradona.

TAG TERKAIT :
Preman Premanisme Penganiayaan Berita Kriminal Indonesia Polres Garut

Berita Lainnya