Internasional

Perwira AU Saudi Ngamuk, 3 Orang Tewas 8 Cidera

Anas Baidowi - 10/12/2019 09:49

Beritacenter.COM - Pelaku penembakaran brutal yang menewaskan tiga orang di Pangkalan Angkatan Laut AS di Pensacola, Florida pada Jumat (6/12) merupakan perwira Angkatan Udara Saudi bernama Mohammed Alshamrani. Hal itu diungkapkan Biro Investigasi Federal (FBI).

Mohammed adalah siswa Sekolah Komando Penerbangan Angkatan Laut di pangkalan tersebut. FBI mengatakan belum mengetahui motif penembakan tersebut.

Dikutip VOA Zlatica Hoke, pemerintah Saudi telah menjanjikan kerjasama penuh dalam penyelidikan penembakan brutal yang menewaskan tiga siswa dan delapan lainnya cedera saat Mohammed melepaskan tembakan pada Jumat pagi.

Berdasarkan keterangan para pejabat, korban tewas sewaktu berusaha menghentikan Mohammed demi menyelamatkan nyawa banyak orang.

"Banyak laporan yang beredar terkait motivasi penembak dan aktivitasnya yang mengarah pada serangannya, saya dapat sampaikan bahwa kami sedang berupaya keras untuk mengungkapkan motifnya, dan mohon bersabar, agar kami dapat mengetahui motif dengan jelas," lata Rachel Rojas, agen khusus FBI, Minggu (8/12).

Para penyidik masih menginvestigasi apakah pelaku berindak sendirian atau bagian dari rencana teroris.

FBI berterima kasih kepada pemerintah Saudi atas janjinya untuk bekrejasama penuh dan lengkap. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Raja Salman dari Arab Saudi telah menelponnya untuk menyampaikan ucapan belasungkawa.

Menurut Trump, Raja Salman mengatakan bahwa rakyat Saudi sangat marah atas tindakan barbar pelaku. Saudi sangat menyayangkan, pelaku tidak seperti rakyat Saudi yang mencintai rakyat Amerika.

Media berita melaporkan bahwa penembak, yang juga tewas dalam insiden itu, mengadakan pesta makan malam beberapa hari sebelum penembakan, di mana ia memutar video mengenai penembakan massal kepada tamu-tamunya. Pelaku juga mengunjungi Kota New York baru-baru ini.

Tidak ada penangkapan yang telah dilakukan terkait kasus ini. Tetapi beberapa siswa Saudi yang mengenal Alshamrani dilarang memasuki pangkalan oleh komandan mereka dan bekerjasama dengan para penyelidik.
Insiden di Pensacola itu adalah penembakan maut kedua di sebuah fasilitas Angkatan Laut AS pekan ini.

TAG TERKAIT :
Amerika Serikat Berita Kriminal Indonesia Berita Center Arab Saudi Penembakan Brutal Perwira Arab Saudi

Berita Lainnya