Kriminal

Geledah Rutan Makassar, Petugas Sita Timbangan Hingga Alat Hisap Sabu

Baharuddin Kamal - 14/12/2019 00:35

Beritacenter.COM - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Taufiqurrakhman mengatakan, Pihaknya berhasil mengungkap peredaran narkoba di Blok Narkoba Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Makassar.

Pengungkapan ini bermula dari adanya laporan masyarakat terkait dugaan transaksi narkoba di dalam rutan.

"Temuan saset, alat isap, dan timbangan membuktikan adanya indikasi kuat peredaran narkoba di dalam rutan. Kuat dugaan ada oknum pegawai rutan sendiri yang berkhianat. Nanti kami akan lakukan pengembangan melibatkan BNN dan kepolisian," ujar Taufiqurrakhman, Jumat (13/12/2019).

Penggeledahan yang dibantu Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Sulsel beserta anggota Polrestabes Makassar itu berhasil mengamankan barang bukti berupa saset kristal bening yang diduga garam, pireks, alat timbang elektrik, puluhan saset kosong yang biasa digunakan sebagai kemasan sabu, ponsel dan charger-nya, pisau, gunting, hingga palu.

Taufiqurrakhman menambahkan pihaknya tidak memberi ruang kepada oknum pegawai rutan yang terlibat peredaran narkoba di dalam rutan. Selama 2019, lanjutnya, ada tiga sipir yang sedang diproses pemecatannya karena terlibat dalam penyelundupan sabu ke dalam Rutan.

"Kami zero toleransi pada oknum yang terlibat. Kami sudah sangat serius berusaha memeriksa agar barang-barang haram tidak bisa masuk ke dalam rutan, tapi tetap saja ada yang bobol. Kami akan terus selidiki dan melakukan evaluasi pada para pegawai Rutan," tuturnya.

Sementara itu, puluhan anggota tim gabungan pegawai Kemenkum HAM menggeledah barang-barang milik tahanan, baik dalam kamar, kamar mandi, bahkan sampai di lubang sumur bor. Petugas menyita sekitar 8 kantong benda-bendar terlarang.

Diketahui dalam Blok F dan G, yang terdiri atas 31 kamar, ditempati 970 tahanan kasus narkoba yang sedang menjalani proses pengadilan. Total penghuni Rutan Makassar sebanyak 2.543 orang dan 588 orang di antaranya berstatus narapidana.

TAG TERKAIT :
Makassar Berita Center Kemenkumham Sidak Rutan Peredaran Narkoba di Rutan

Berita Lainnya