Nasional

MUI Minta China dan AS Setop Pelanggaran HAM Muslim Uighur-Palestina

Lukman Salasi - 16/12/2019 11:13

BeritaCenter.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan sulit bagi China membantah bahwa tidak ada pelanggaran terhadap hak-hak asasi umat Islam di Uighur.

MUI kemudian dengan tegas meminta China menghentikan pelanggaran HAM di Uighur. MUI juga meminta Amerika Serikat setop pelanggaran HAM di Palestina.

"Sangat sulit bagi pemerintah China untuk membantah dan mengingkari bahwa di Uighur tidak ada pelanggaran terhadap hak-hak asasi manusia dari umat Islam yang ada di sana. Dan juga sangat sulit bagi pemerintah Amerika untuk membantah dan mengingkari bahwa mereka juga telah melakukan pelanggaran terhadap hak asasi manusia dari rakyat Afghanistan dan Palestina," kata Sekjen MUI Anwar Abbas kepada wartawan, Senin (16/12/2019).

"Untuk itu MUI mengimbau dan meminta kepada pemerintah China dan Amerika agar menghentikan segala bentuk kekerasan dan tindakan pelanggaran HAM terhadap umat Islam Uighur dan rakyat Afghanistan dan Palestina," sambungya.

Menurutnya, kekerasan terhadap umat Islam tak akan membuat perjuangan mereka dalam mendapatkan hak-hak berhenti. Umat Islam, kata Anwar, tak akan takut.

"Ketahuilah bahwa cara-cara kekerasan dan pelanggaran terhadap HAM yang dilakukan oleh pemerintah China dan Amerika, terutama terhadap umat Islam tidak akan pernah bisa dan mampu bagi membuat umat Islam menjadi takut dan akan berhenti untuk memperjuangkan nasib dan hak-haknya," sebut Anwar Abbas.

Anwar Abbas meminta China dan Amerika Serikat menghormati hak semua orang untuk tinggal di muka bumi ini.

"Untuk itu MUI mengimbau kepada semua pihak terutama kepada pemerintah China dan Amerika agar jangan menyeret dunia kepada hal-hal yang tidak kita inginkan. Bumi ini adalah milik kita bersama. Mari kita jaga agar semua orang yang tinggal di dalamnya bisa mendapatkan haknya untuk hidup dengan aman, tenteram, damai dan bahagia," tegasnya.

TAG TERKAIT :
MUI China Berita Center AS Setop Pelanggaran HAM Muslim Uighur Muslim Palestina

Berita Lainnya