Nasional

Wapres Minta Penegak Hukum Telusuri Dugaan Rekening Kasino Kepala Daerah

Anas Baidowi - 17/12/2019 15:06

Beritacenter.COM - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin mempersilahkan aparat penegak hukum menelusuri temuan Pusat dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait kasus dugaan penempatan uang milik sejumlah kepada daerah pada rekening kasino di luar negari.

Dari temuan PPATK, diduga nominal uang dalam valuta asing yang disimpan di rekening tempat judi itu mencapai Rp50 miliar.

"Ya kita mempersilahkan untuk terus ditelusuri, semua kan sudah ada aturannya," kata Ma'ruf Amin di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (17/12).

Wapres menjelaskan, jika nantinya ada aturan yang dilanggar, aparat penegak hukum bisa memporsesnya. "Tapi mesti ditelusuri lebih dulu sebelum sampai pada kesimpulan," jelasnya.

"Jika memang ternyata ada hal-hal yang dilanggar, saya kira tinggal ditegakkan saja aturannya. Semua kan yang memiliki otoritasnya bisa mnindaklanjuti kerja sama dengan PPATK," katanya.

Sebelumnya, PPATK menduga ada transaksi keuangan yang dilakukan sejumlah kepada daerah di luar negeri. Uang yang ditransaksikan itu diduga disimpan dalam rekening kasino.

Nominal uang dalam valuta asing yang disimpan di rekening kasino tersebut mencapai Rp50 miliar. Namun, PPATK tidak mengungkapkan secara rinci kepala daerah yang diduga melakukan hal itu.

"Kami menelusuri adanya transaksi keuangan beberapa kepala daerah yang diduga melakukan penempatan dana dalam bentuk valuta asing. Jumlahnya pun signifikan, sekitar Rp50 miliar (yang disimpan) ke rekening kasino di luar negeri," kata Ketua PPATK, Kiagus Ahmad Badaruddin di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Desember 2019.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyerahkan kasus dugaan rekening kasino milik kepala daerah pada PPATK. Pasalnya, data transaksi keuangan PPATK bersifat rahasia dan itu diklaim bukan menjadi ranah Kemendagri.

"Kami serahkan kepada PPATK dan aparat penegak hukum," ucap Kapuspen Kemendagri, Bahtiar dalam keterangan persnya, Senin 16 Desember 2019.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center Wapres Ma'ruf Amin Rekening Kasino

Berita Lainnya