Ekonomi

Waduh, Garuda Indonesia Sedang Mencari Dana Segar untuk Membayar Hutang Jatuh Tempo

Diketahui juga jika rincian utang yang jatuh tempo dalam satu tahun senilai USD 1,63 miliar dan utang jatuh tempo di atas satu tahun senilai USD 77 juta. Perusahaan pun menyampaikan ada tiga opsi pendanaan yang akan dilakukan.

Sari Intan Putri - 18/12/2019 17:51

Beritacenter.COM - PT Garuda Indonesia merencanakan untuk mencari pinjaman Rp 12,6 triliun untuk membayar utang jatuh tempo.

Diketahui juga jika rincian utang yang jatuh tempo dalam satu tahun senilai USD 1,63 miliar dan utang jatuh tempo di atas satu tahun senilai USD 77 juta. Perusahaan pun menyampaikan ada tiga opsi pendanaan yang akan dilakukan.

Pertama, Garuda Indonesia berencana merilis global sukuk senilai USD 750 juta. Jatuh tempo pembayaran utang dalam opsi ini pada tahun 2024 mendatang.

Jika perusahaan mengambil opsi yang ini, kupon akan dibayarkan kepada investor tiap enam bulan sekali. Hanya saja, tingkat kupon masih dalam proses negosiasi.

"Rencana penggunaan dananya untuk pembiayaan kembali atas Global Sukuk perseroan yang diterbitkan pada tahun 2015 dan akan jatuh tempo pada bulan Juni 2020 atau atas sebagian utang keuangan yang jatuh tempo dalam satu tahun," demikian ditulis Garuda Indonesia.

Kedua, perusahaan berencana mencari pendanaan lewat private placement obligasi senilai USD 750 juta. Instrumen ini akan jatuh tempo selambat-lambatnya pada 2024.

Sedangkan yang terakhir, Garuda Indonesia akan menggunakan skema peer to peer lending dengan nilai USD 500 juta. Perusahaan akan membayar bunga setiap tiga bulan sekali. Adapun rencana penggunaan dana untuk pembiayaan kembali atas sebagian utang yang jatuh tempo dalam satu tahun.

TAG TERKAIT :
Ekonomi Bisnis Investasi PT Garuda Indonesia

Berita Lainnya