News

Tanggapan PDIP Soal 'Reuni' Jokowi-Ahok di Kilang TPPI Tuban

Aisyah Isyana - 22/12/2019 11:21

Beritacenter.COM - PDIP angkat bicara soal momen reuni Jokowi dengan mantan partnernya yang saat ini menjadi Komisaris Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kala meninjau kilang di Tuban, Jatim, kemarin. PDIP menyebut pertemuan itu bukan kali pertama terjadi.

"Saat pelantikan Presiden, 20 Oktober 2019, mereka juga bertemu. Sebelumnya juga cukup sering bertemu," kata politikus PDIP, Hendrawan Supratikno, kepada wartawan, Minggu (22/12/2019).

Baca juga : Kunjungi Kilang TPPI di Tuban, Momen Kebersamaan Ahok dan Jokowi Jadi Sorotan

Menurutnya, tak ada hal istimewa dalam pertemuan antar Jokowi dan Ahok kemarin. Dia juga menyinggung soal hubungan keduanya yang memang harus di bingkai dalam profesionalisme guna memajukan bangsa.

"Hubungan-hubungan pribadi penting. Namun tetap harus dibingkai dalam kerangka peningkatan profesionalisme dan tekad kuat memajukan kehidupan bangsa," ujarnya.

Hendrawan menyebut momen kala Jokowi meninjau kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Kecamatan Jenu, Tuban, itu merupakan wujud komitmen serta dukungan pemerintah terhadap Pertamina. Hendrawan menyebut Jokowi menaruh harapan besar kepada salah satu BUMN terbesar tanah air tersebut.

"Bagus. Pertamina telah mengakuisisi induk usaha TPPI. Industri petrokimia dan turunannya sangat penting untuk masa depan daya saing industri nasional," tutur Hendrawan.

"Jadi itu bentuk komitmen dan dukungan pemerintah kepada jajaran Pertamina bahwa negara berharap banyak dari kiprah salah satu BUMN terbesar di tanah air ini. Bila Pertamina beres, akan menjadi percontohan akbar tentang menjamin BUMN yang selama ini dianggap penuh persekongkolan dan tidak efisien," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
Ahok PERTAMINA Basuki Tjahaja Purnama Presiden Jokowi Komut Pertamina Kilang Minyak Tuban

Berita Lainnya