Nasional

Kembangkan Kasus Jiwasraya, Kejagung RI Panggil 5 Orang Saksi

Baharuddin Kamal - 06/01/2020 13:49

Beritacenter.COM - Penyelidikan kasus Jiwasraya terus dilakukan. Kali ini tim penyelidik Kejaksaan Agung RI memanggil lima orang saksi terkait kasus tersebut.

Kelima orang saksi itu diantaranya ialah mantan agen bancassurance PT Jiwasraya Getta Leonardo Arisanto, mantan agen bancassurance PT Jiwasraya Bambang Harsono, Kadiv Pertanggungan Perorangan dan Kumpulan PT Jiwasraya Budi Nugraha, mantan Kepala Pusat Bancassurance dan Aliansi Strategis PT Jiwasraya Dwi Laksito dan Kadiv Penjualan PT Jiwasraya Erfan Ramsis.

"Kelima orang tersebut sudah kami panggil untuk hari ini," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono, Senin (6/1/2020).

Dalam penyelidikan kasus Jiwasraya, Kejagung sudah memeriksa lima saksi pada pekan lalu. Sementara ada sepuluh orang yang dicegah ke luar negeri oleh pihak Imigrasi yakni HR, DA, HP, NZ, DW, GL, ER, HD, BT dan AS.

Sebelumnya diberitakan, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menemukan adanya dugaan korupsi di PT Jiwasraya.

Jaksa Agung mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan kasus Jiwasraya dengan Nomor Trim 33/F2/Fd2/12 tahun 2019 tertanggal 17 Desember 2019.

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) disebut banyak melakukan investasi pada aset-aset dengan risiko tinggi untuk mengejar keuntungan tinggi, diantaranya penempatan saham sebanyak 22,4 persen senilai Rp5,7 triliun dari aset finansial.

Sejumlah 5 persen dana ditempatkan pada saham perusahaan dengan kinerja baik, sisanya 95 persen dana ditempatkan di saham yang berkinerja buruk. Selain itu, penempatan reksa dana sebanyak 59,1 persen senilai Rp14,9 triliun.

Sebanyak 2 persen dikelola oleh manajer investasi dengan kerja baik. Sementara 98 persen dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja buruk. Akibatnya, PT Asuransi Jiwasraya sampai hingga Agustus 2019 menanggung potensi kerugian negara sebesar Rp13,7 triliun.

TAG TERKAIT :
Korupsi Kejagung Berita Center Kasus Jiwasraya

Berita Lainnya