Internasional

Menlu Iran soal Rudal ke Markas Tentara AS: Kami Tak Mencari Perang, Tapi Membela Diri

Aisyah Isyana - 08/01/2020 15:26

Beritacenter.COM - Usai melancarkan serangan rudal terhadap markas tentara Amerika Serikat (AS), Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif, menegaskan jika pihaknya tak pernah berniat memicu perang. Dia menyebut serangan udara itu sebagai aksi membela diri.

"Iran mengambil dan menyimpulkan langkah-langkah proporsional dalam membela diri, sesuai pasal 51 Piagam PBB, dengan menargetkan pangkalan militer yang menjadi lokasi diluncurkannya serangan bersenjata pengecut terhadap warga dan pejabat-pejabat senior kami," tegas Zarif dalam pernyataan via Twitter seperti dilansir CNN, Rabu (8/1/2020).

"Kami tidak mencari eskalasi atau perang, tapi kami akan membela diri kami terhadap setiap agresi," imbuhnya.

Baca juga : 

Laporan televisi nasional memuat pernyataan mengklaim 'puluhan rudal' yang diluncurkan dengan menargetkan pangkalan udara Ain al-Asad di Irak, yang merupakan markas tentara AS.

Sementara itu, Petagon atau Departemen Pertahanan AS menyebut Iran melancarkan serangan rudal Iran menargetkan dua pangkalan mileter Irak, Ain al-Asad dan Arbil, yang meruoakan markas tentara AS. Pentagon menyebut lebih dari satu lusin rudal balistik yang diluncurkan Iran terhadap militer AS.

Iran menyebut serangan rudal itu sebagai respons atas serangan drone AS yang menewaskan Mayor Jenderal Qasem Soleimani, Komandan Pasukan Quds pada Garda Revolusi Iran, yang merupakan salah satu sosok terpenting dalam pemerintahan Iran.

Dalam hal ini, Iran memastikan akan memberikan respons yang lebih menghancurkan lagi jika AS kembali melancarkan serangan lanjutan.

Sementara itu, Menteri Telekomunikasi Iran, Mohammad Javad Azari Jahromi, menyerukan militer AS untuk pergi dari kawasan Timur Tengah. "Keluar dari daerah kami!" tegas Javad Azari via Twitter.

TAG TERKAIT :
Amerika Serikat Iran Rudal Balistik Rudal Iran Pangkalan Militer AS Militer AS

Berita Lainnya