Internasional

Sultan Qaboos bin Said Tutup Usia, Menteri Kebudayaan Ditunjuk Jadi Sultan Baru Oman

Aisyah Isyana - 12/01/2020 08:20

Beritacenter.COM - Sultan Qaboos bin Said meninggal dunia di usia 79 tahun. Sultan Qaboos merupakan sosok yang dikenal sebagai pengubah Oman dari kesultanan Arab menuju moderenitas.

Sultan Qaboos tercatat sebagai raja penguasa paling lama di Timur Tengah, sebagaimana dilansir Associated Press, Minggu (12/1/2020). Sultan Qaboos didapuk menjadi raja usai merebut kekuasaan dalam kudeta istana pada 1970 silam.

Dibawa kepemimpinannya, Sultan Qaboos turut menjaga kedamaian di Oman. Oman bahkan dikenal sebagai tujuan wisata yang ramah. Sultan Qaboos juga dikenal secara Internasional lantaran keseimbangan diplomatiknya di Teluk Persia yang tak stabil. Dia bahkan kerap menjadi fasilitator pembicara antara musuh-musuh Iran dan AS.

Kematian Sultan Qaboos diumumkan kantor berita milik pemerintahan Oman pada Sabut (11/1) pagi, namun tak menjabarkan alasannya. Sepeninggalnya Sultan Qaboos, pengadilan kerajaan menyatakan tiga hari berkabung. Sultan Qaboos dikebumikan sebelum malam tiba.

Lantaran belum menikah dan tak memiliki anak, Sultan Qaboos tak meninggalkan pewaris yang jelas. Pengganti Sultan Qaboos dipilih dalam pertemuan keluarga kerajaan dibawah konstitusi.

"Haitham bin Tariq dilantik sebagai sultan baru negara itu ... setelah pertemuan keluarga yang memutuskan untuk menunjuk orang yang dipilih oleh sultan," kata pemerintah Oman dalam sebuah cuitan pada Sabtu (11/1).

Haitham bi Tariq Al Said diumukan menjadi sultan yang baru saat orang-orang Oman berkumpul di jalan-jalan Ibu Kota Muskat, untuk melihat iring-iringan mobil yang membawa mayat Sultan Qaboos bin Said.

Sebelumnya menjadi Sultan yang baru, Haitham bin Tariq Al Said menjabat sebagai Menteri Warisan dan Kebudayaan Nasional Oman. Dia berjanji mengikuti kebijakan tanpa gangguan yang menjadikan kerajaan sebagai mediator regional yang vital di bawah mendiang sepupunya Sultan Qaboos yang memerintah selama setengah abad.

"Kami akan mengikuti jalan almarhum sultan," kata Haitham dalam pidato publik pertamanya yang disiarkan langsung di televisi pemerintah seperti dilansir AFP.

"Kebijakan luar negeri negara kita tentang hidup damai di antara bangsa-bangsa dan orang-orang ... dan tidak mencampuri urusan dalam negeri orang lain, menghormati kedaulatan negara dan kerja sama internasional,"

TAG TERKAIT :
Oman Sultan Qaboos bin Said Timur Tengah Haithan bin Tariq al Said

Berita Lainnya