Internasional

Misi Kemanusiaan, Eropa dan Amerika Serikat Buat Alat Pemantau Permukaan Laut

Diketahui juga jika naiknya permukaan laut juga disebabkan oleh pemanasan atmosfer. Saat ini Amerika Serikat (AS) dan Eropa telah terlibat misi bersama meluncurkan sepasang satelit mulai November 2020 untuk dapat memberikan informasi yang lebih detail tentang naiknya permukaan laut.

Sari Intan Putri - 13/01/2020 14:11

Beritacenter.COM - Naiknya permukaan laut di seluruh dunia adalah salah satu tanda jelas perubahan iklim. Ada lebih banyak penyebab kenaikan permukaan laut daripada gletser dan lapisan es yang mencair.

Diketahui juga jika naiknya permukaan laut juga disebabkan oleh pemanasan atmosfer. Saat ini Amerika Serikat (AS) dan Eropa telah terlibat misi bersama meluncurkan sepasang satelit mulai November 2020 untuk dapat memberikan informasi yang lebih detail tentang naiknya permukaan laut.

Untuk pertama kalinya, badan antariksa mereka sedang bersiap untuk meluncurkan misi satelit 10 tahun untuk terus mempelajari tanda paling jelas dari pemanasan global-kenaikan permukaan laut.

Misi gabungan Sentinel-6/Jason-CS akan menjadi misi terpanjang yang didedikasikan untuk menjawab pertanyaan berapa banyak kenaikan lautan Bumi pada 2030. Informasi baru yang diperoleh dari misi 10 tahun ini akan memberikan pengukuran ketinggian air paling sensitif. Karena mengungkapkan rincian tentang naiknya samudera dan membantu membangun catatan permukaan laut hampir 40 tahun,

Satelit identik, Jason-6A dan Jason-6B akan diluncurkan lima tahun terpisah. Dua satelit ini memiliki umur tujuh tahun.

Jason-6A dan 6B dibangun oleh perusahaan Jerman IABG dan akan diluncurkan dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg di AS menggunakan roket SpaceX Falcon 9.

“Permukaan laut global dalam cara tertentu adalah ukuran paling lengkap tentang bagaimana manusia mengubah iklim,” kata Ilmuwan proyek misi di Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena California, Josh Willis.

TAG TERKAIT :
Dunia Teknologi Internasional Iklim

Berita Lainnya