Peristiwa

Polisi Selidiki Motif Keraton Agung Sejagat Purworejo

Anas Baidowi - 14/01/2020 15:22

Beritacenter.COM - Polisi tengan mendalami motif dibalik berdirinya Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Purworeja, Jabar. Polisi menerjunkan intelijen untuk mengumpulkan data-data.

"Kami ingin mengatahui motif ada apa dibalik deklarasi keraton itu, jajaran intelijen dan reserse kriminal umum telah diterjunkan," kata Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol, Rycko Amelza Dahniel, Selasa (14/1/2020).

Polisi akan mengumpulkan data-data berkaitan dengan keraton yang dipimpin oleh Totok Santoso Hadiningrat itu. Pengumpulan data tersebut berkaitan dengan profil sekaligus aspek legalitas.

"Negara ini kan negara hukum. Pertama-tama kita akan mempelajari aspek legalitas, kemudian aspek sosial kultural, termasuk kesejarahan," tuturnya.

 Baca Juga: Heboh, Kerajaan Majapahit Muncul di Purworejo, Warga Resah

Sebelumnya, Keraton Agung Sejagat viral disosial media, setalah mengadakan acara Wilujengan dan Kirab Budaya, yang dilaksanakan dari Jumat (10/1) hingga Minggu (12/1/2020).

Keraton itu dipimpin oleh Totok Santoso Hadiningrat atau dipanggil Sinuwun, dan istrinya Dyah Gitarja atau dipanggil Kanjeng Ratu.

Penasehat Keraton Agung Sejagat, Resi Joyodiningrat mengatakan bahwa Keraton Agung Sejagat bukan alirasn sesat seperti yang dikhawatirkan masyarakat. Ia menegaskan Keraton tersebut merupakan kerajaan atau kekaisaran dunia yang meuncul karena telah berakhir perjanjian 500 tahun yang lalu, terhitung sejak hilangnya Kemaharajaan Nusantara, yaitu imperium Majapahit pada 1518 sampai dengan 2018.

Perjanjian 500 tahun tersebut dilakukan oleh Dyah Ranawijaya sebagai penguasa imperium Majapahit dengan Portugis sebagai wakil orang Barat atau bekas koloni Kekaisaran Romawi di Malaka tahun 1518

Baca Juga: Razia 2 SMK, Polisi Amankan 8 Pelajar Terlibat Tawuran Hingga Masuk Mal di Depok

Joyodiningrat menyampaikan dengan berakhirnya perjanjian tersebut, maka berakhir pula dominasi kekuasaan Barat mengontrol dunia yang didominasi Amerika Serikat setelah Perang Dunia II dan kekuasaan tertinggi harus dikembalikan ke pemiliknya, yaitu Keraton Agung Sejagat sebagai penerus Medang Majapahit yang merupakan Dinasti Sanjaya dan Syailendra.

 

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center Keraton Agung Sejagat Keraton Purworejo

Berita Lainnya