Nasional

Pemerintah Stop Penambangan Ilegal di Sekitar Ibu Kota Baru

Baharuddin Kamal - 15/01/2020 22:35
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.

Beritacenter.COM - Pemerintahan akan menyetop penambangan ilegal yang ada di sekitar ibu kota baru di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Hal ini dijelaskan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya. Menurutnya, penutupan tambang ilegal tersebut bertujuan untuk menjaga kelestarian alam.

"Kalau ilegal enggak boleh dong diterusin, apalagi di wilayah ibu kota negara," kata Siti kepada wartawan usai rapat pemindahan ibu kota di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Penambangan ilegal diketahui banyak terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara, dimana tempat yang nantinya akan menjadi lokasi pembangunan ibu kota baru. Kemudian kawasan perbatasan di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Siti mengatakan, selama ini aktivitas penambangan ilegal kerap dilakukan warga setempat. Pemerintah, lanjut dia, sedang mencari solusi agar warga tetap memiliki mata pencarian bila penambangan ilegal ditutup.

"Itu semua lagi diteliti," ucapnya.

Siti menjelaskan, pihaknya telah mencatat ada sekitar 1.350 lubang bekas penambangan liar di wilayah ibu kota baru dan sekitarnya. Sehingga, perusahaan yang melakukan penambangan memiliki kewajiban menutup kembali lubang tersebut.

"Harusnya pemda, dinas tambang, mengikuti. Dinas ESDM mengikuti dan seharusnya sebagai stakeholder tertinggi kementerian melakukan pembinaan," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memastikan pembangunan ibu kota baru tidak akan merusak kelestarian alam. Bahkan, ia ingin pembangunannya memperbaiki hutan-hutan yang rusak.

"Kita memiliki kewajiban untuk justru memperbaiki dari lingkungan yang kurang baik menjadi baik, hutan yang rusak menajdi hutan yang kita rehabilitasi yang kita perbaiki," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas pemindahan ibu kota.

Jokowi pun meminta Menteri LHK Siti Nurbaya menyiapkan sekira 100 hektare lahan untuk dihijaukan. "Kita harapkan dalam 100 hektare itu mungkin bisa kita siapkan lebih dari 17 juta bibit tanaman," ungkapnya.

TAG TERKAIT :
Berita Center Penambangan ilegal Presiden Joko Widodo Siti nurbaya Ibukota Baru Menteri LHK

Berita Lainnya