Internasional

80 Tentara Yaman Tewas Atas Serangan Rudal dan Drone

Dewi Sari - 20/01/2020 13:34

Beritacenter.COM - Sebanyak 80 warga Yaman dan 130 orang lainya mengalami luka - luka akbiat serangan rudal dan balistik. Hal itu disampaikan Utusan PBB untuk Yaman Martin Griffth. Serangan itu dilakukan oleh pemberontak Huth yang berada di Iran.

"Saya sudah katakan sebelumnya, kemajuan yang sudah dicapai dalam penurunan ketegangan di Yaman ini sangat rawan. Serangan semacam itu bisa membuyarkan kemajuan selama ini," kata dia seraya menyerukan semua pihak yang berkonflik untuk menghentikan segala bentuk serangan dan fokus kepada kebijakan, seperti dilansir laman CNN, Minggu (19/1).

Serangan rudal dan drone itu terjadi Provinsi Marib Sabtu lalu di sebuah masjid di kamp militer. Presiden Yaman Abdur Rabu Mansur Hadi mengutuk serangan keji itu dan menyebut "teroris pengecut Huthi" sebagai pelakunya.

Kementerian Pertahanan Yaman mengatakan serangan itu adalah "balasan atas kematian teroris Iran Qassim Sulaimani" yang tewas akibat serangan drone AS di Rak pada 3 Januari lalu. Namun pihak kementerian tidak menunjukkan bukti bagaimana mereka tahu serangan itu adalah balasan pemberontak Huthi atas kematian Sulaimani.

Serangan ini "menegaskan tanpa keraguan lagi Huthi tidak berminat pada perdamaian," kata Presiden Abdur Rabu Mansur Hadi dalam pernyataannya kepada kantor berita Yaman, Saba.

Huthi enggan berkomentar dan bertanggung jawab atas insiden peperangan itu. Dirinya juga membantah telah menjadi boneka Iran untuk memerangi sistem yang korupsi.

 

TAG TERKAIT :
Iran Berita Center Rudal Serangan Rudal

Berita Lainnya