Opini

Anies Belajarlah dari Jokowi

Indah Pratiwi Budi - 20/01/2020 18:40
Oleh : Ade Winata

Saat anies terpilih, sebenarya dia membawa beban yang berat, dikala ahok begitu banyak prestasi dan tingkat kepuasan warga diatas 70%.

Apalagi Anies, mengalahkan ahok dengan isu agama, dengan cara yang kasar dan keras.

Bahkan kota Batam tempat saya berada yang ratusan kilo dari jakarta, merasakan bagaimana panasnya khotbah-khobah Jum'at yang masjid nya berafiliasi dengan IKADI (PKS).

Namun itu lah indah nya demokrasi, siapapun yang menang, dia harus dihormati. Sekotor apapun cara nya, selama melewati ring demokrasi, maka ia layak untuk diberi kesempatan memimpin.

Namun seharusnya setelah terpilih anies melepas dirinya sebagai politisi dan menjadi negarawan.

Maksudnya apa..

Politisi silahkan ngecap apapun untuk terpilih, namun saat terpilih dia harus melakukan hal yang benar, walau berbeda dengan kecapan nya.

Makanya ada adagium, "politisi boleh bohong, namun gak boleh salah, ilmuwan boleh salah namun gak boleh bohong" Namun anies, terlalu jumawa untuk meneruskan yang sudah bagus dari pemerintah sebelumnya. Ia juga masih politisi Mode:on dalam rangka next pertarungan RI 1.

Akibatnya, yang bagus dari ahok tidak akan dia lanjutkan karena takut memberi kredit pada Jokowi dan Ahok.

Disini kesalahan besar anies, seharusnya kalau ia bijak, ia tetap melanjutkan sembari membranding ulang kebijakan-kebijakan ahok.

Seperti yang dilakukan oleh Jokowi, dengan membranding ulang BPJS dengan Kartu Indonesia Sehat, Pembangunan dengan Tol Laut dan banyak contoh nya.

Jokowi juga tidak bagus-bagus amat, namun dia punya kerendahan hati seorang negarawan untuk melanjutkan yang sudah bagus dari SBY, namun tanpa kehilangan kecerdasan politisi dengan membranding ulang setiap kebijakan nya, sehingga SBY tidak dapat kredit apapun..

So anies, belajar lah dari Jokowi

Sumber : Status facebook Ade Winata

TAG TERKAIT :
Jokowi Joko Widodo Anies Baswedan Baswedan

Berita Lainnya