Kriminal

Bareskrim Polri dan Polda Banten Tutup 10 Tambang Emas Ilegal di Lebak

Lukman Salasi - 24/01/2020 12:50

BeritaCenter.COM - Bareskrim Polri dan Polda Banten membuat satuan tugas (Satgas) mengantisipasi adanya tambang ilegal. Penambangan ilegal di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) itu disebut sebagai penyebab banjir bandang dan longsor di Lebak.

Satgas yang dipimpin Karo Ops Polda Banten Kombes Aminudin Roemtaat berhasil menutup 10 tambang emas ilega. Penutupan dilakukan oleh tim gabungan yang disebut Satgas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI).

"Lubang banyak yang kita temukan, tapi yang besar-besar saja, yang dimungkinkan masih bisa digunakan oleh masyarakat, ada 10 yang sudah kita police line," kata Roemtaat kepada wartawan di Lebak, Banten, Jumat (24/1/2020).

Dia mengatakan hingga kini Polda Banten belum melakukan penangkapan kepada pemilik dan pekerja tambang emas ilegal. Penyelidikan sendiri masih dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) secara terpisah.

"Kita sifatnya menertibkan dan mengecek lokasi tambang, yang jelas dari tanggal 11 (Januari) hingga saat ini belum ada yang kita tangkap," ujarnya.

10 lubang tambang emas berada di jalur Citorek. Sedangkan tim kedua berangkat ke jalur Cikanra dengan jumlah personel 302 orang. Diperkirakan ada ratusan lubang di dua jalur ini.

TAG TERKAIT :
Bareskrim Polri Polda Banten Berita Center Tambang Emas Ilegal Lebak Banten

Berita Lainnya