Kriminal

Putri Arab Lolowah Tertipu Pembelian Tanah dan Villa di Bali

Aisyah Isyana - 28/01/2020 15:15

Beritacenter.COM - Putri Raja Arab Faisal, Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud, mempolisikan seorang warga Indnesia (WNI) EMC alias Evie dan EAH alias Eka, terkait dugaan penipuan pembelian sebidang tanah dan properti villa di Bali.

Kerugian korban mencapai 36 juta USD atau senilai Rp 512 miliar lebih."Laporan polisi bulan Mei 2019. Pelapor Edvardo Paulo Lopes Gomes selaku kuasa hukumnya," tutur Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Ferdy Sambo, Selasa (28/1).

Ferdy mengatakan, laporan terhadap pelaku berisikan dugaan pelanggaran pidana penipuan atau penggelapan dan pencucian uang. Korban telah mengirimkan puluhan juta dollar kepada pelaku.

Rentang kronologi, sejak 27 April 2011 hingga 16 September 2018, dimana korban telah mengirimkan sejumlah uang dengan total sebesar 36 juta USD untuk pembelian tanah, juga pembangunan villa Kama dan Amrita Tedja di Jalan Pura Dalem, Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali.

"Namun sampai dengan tahun 2018, pembangunan belum selesai," jelas dia.

Sementara itu, perhitungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Ni Made Tjandra Kasih terkait bangunan yang sudah didirikan, nilai Villa Kama dan Amrita Tedja berdasarkan kondisi fisik, yalkni tembus sekitar Rp 37 miliar lebih.

"Nilai bangunan yang telah dibangun tidak sesuai dengan yang dijanjikan," kata Ferdy.

Sejauh ini, tanah dan villa yang telah didirikan itu masih atas nama EMC. Padahal dalam perjanjian, akan ada proses balik nama atas perusahaan PT Eastern Kayan. Tak hanya itu, EMC juga sempat menawarkan sebidang tanah kepada korban dengan luas 1.600 meter persegi di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali, Maret 2018 lalu.

"Kemudian korban mengirimkan sejumlah uang sebesar 500 ribu USD kepada tersangka. Akan tetapi setelah dikonfirmasi, tanah tersebut oleh pemilik tidak pernah mau dijual," Ferdy menandaskan.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, EMC kini disangkakan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 3 dan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

TAG TERKAIT :
Penipuan Berita Kriminal Indonesia Putri Raja Arab

Berita Lainnya