Kriminal

Polisi Ringkus 4 Orang Pelaku Pembobol Mesin ATM

Dewi Sari - 28/01/2020 15:35

Beritacenter.COM - Sebanyak 4 orang pelaku pembobol mesin ATM diamankan petugas Satreskrim Polres Jakarta Utara. Para komplotan tersebut melakukan aksinya di wilayah Jakarta Utara dan Bekasi.

"Mereka beraksi mencari ATM model exit shutter lama," jelas Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto di Mapolsek Koja, Jakarta Utara, Selasa (28/1/2020).

Budhi menatakan keempat pelaku berinisal DW, SY, FD, dan PK. Pelaku memiliki tugas masing - masing seperti DW bertugas mengawasi kondisi sekitar, FD dengan memakai jaket ojek daring berpura-pura mengantre ATM, SY menghalangi orang yang datang, dan PK yang bertugas mengganjal exit shutter ATM dan menarik uang di dalam mesin.

Metode yang digunakan PK tergolong sederhana. Ia mengganjal exit shutter ATM dengan obeng, sehingga uang di dalamnya bisa keluar tanpa mengurangi saldo rekeningnya.

"Modus operandinya para tersangka sengaja menarik (uang di) ATM dengan menggunakan kartu ATM, kemudian pada saat uang akan keluar, tersangka mengganjal exit shutter dan kemudian menarik seluruh uang yang ada di exit shutter yang keluar tersebut," lanjut Budhi.

Budhi mengatakan para komplotan pelaku sudah menjalani aksinya mulai dari 5 - 6 bulan terakhir. Mereka menyasar ATM secara acak asalkan ATM tersebut masih model lama.

"Dia tidak melihat dari nama banknya, yang dia lihat dari ATM model lama, jadi apapun banknya model lama dia bisa mengincar dan melakukan aksinya," jelasnya.

Keempatnya terpergok oleh tim gabungan pengelola ATM dan Polsek Koja usai beraksi di 2 lokasi berbeda di daerah Plumpang, Jakarta Utara pada Sabtu (18/1/2020). Salah seorang pelaku, DW, ditangkap saat sedang beristirahat di sebuah warung kopi di daerah Bekasi seusai kabur dari kejaran tim gabungan. Sedangkan ketiga pelaku lainnya diringkus pada Kamis (23/1/2020).

Menurut Budhi, ketika polisi sedang mengembangkan kasus, kemudian dua dari mereka, FD dan PK berusaha lari dari polisi. Polisi pun melepaskan timah panas yang melumpuhkan kaki FD dan PK.

"Melawan petugas, mendorong artinya mau kabur juga, sehingga petugas memberikan tindakan tegas terukur," ujar Budhi.

Atas perbuatanya, keempat pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center Mesin ATM Pembobol Mesin ATM

Berita Lainnya