News

Wapres Ma'ruf Sebut Gus Sholah Pembawa Perubahan Besar di Pesantren Tebuireng

Beliau saat memimpin Tebuireng, pesantren itu menjadi maju, berkembang dan banyak perubahan besar dalam pembangunan pesantrennya. Selain menambah jumlah santri, juga ada kemajuan dengan dibangunnya pesantren sains

Aisyah Isyana - 03/02/2020 07:55

Beritacenter.COM - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengenang sosok KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah sebagai tokoh yang banyak mengabdikan diri terhadap masalah kenegaraan dan keagamaan. Dia juga menyinggung sosok Gus Sholah sebagai pemersatu Nadlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Gus Sholah tutup usia pada Minggu (2/2/2020), sekira pukul 20.55 WIB, di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta. Wapres Ma'ruf menyambangi rumah duka adik kandung Presiden RI ke-4 ini di Jalan Bangka Raya, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020) dini hari.

Tiba dirumah duka sekira pukul 05.20 WIB, Wapres Ma'ruf sempat menjadi Imam Salat Jenazah. Setelah keluar dari rumah duka, Ma'ruf juga menyanjung sosok Gus Sholah yang membuat pesantren Tenbuireng menjadi maju dan berkembang.

"(Gus Sholah) orang yang banyak mengabdikan diri terhadap masalah kenegaraan, keagamaan. Beliau saat memimpin Tebuireng, pesantren itu menjadi maju, berkembang dan banyak perubahan besar dalam pembangunan pesantrennya. Selain menambah jumlah santri, juga ada kemajuan dengan dibangunnya pesantren sains," ujar ma'ruf.

Wapres Ma'ruf juga menyebut Gus Sholah sebagai pribadi yang intens menjalin silaturahmi kerukunan antar persaudaraan Islam. Sebut contoh salah satunya saat menjalin hubungan antara NU dan Muhammadiyah.

"Dalam hal persaudaraan Islam beliau sangat intens bagaimana membangun ukuwah antar sesama umat islam, khususnya antara NU dan Muhammadiyah," jelas Ma'ruf.

Selain itu, Ma'ruf juga mengenang Gus Sholah sebagai pribadi yang senantiasa merajut hubungan kebangsaan. Dia menilai, Gus Shalah turut aktif berkontribus dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Dan beliau juga adik dari Gus Dur, selain melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh Gus Dur, merajut kebangsaan dan demokrasi di negeri ini. Beliau orang baik dan banyak berkontribusi dalam mengelola kebangsaan hingga masalah pendidikan dan pembangunan SDM," kata dia.

Ma'ruf mengenang momen saat dirinya dulu kerap melakukan diskusi dengan Gus Sholah. Terlebih, Ma'ruf juga mengaku sebagai alumni pesantren Tebuireng.

"Ya banyak sekali, kebetulan saya kan alumni Tebuireng. Jadi saya sering berdiskusi, sering berbicara, sering diundang menyampaikan pandangan tentang kerukunan, membangun demokrasi dan ekonomi keumatan dalam pemberdayaan masyarakat, terutama bagi umat islam dan kalangan santri," jelasnya.

TAG TERKAIT :
KH Salahuddin Wahid Ma'ruf Amin Gus Sholah Gus Dur Wapres Ma'ruf Gus Sholah Tutup Usia

Berita Lainnya