Nasional

Cegah Banjir-Longsor, Jokowi Minta Semua Kepala Daerah Tanam Pohon Vetiver

Lukman Salasi - 04/02/2020 11:52

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pengarahan di Rakornas Penanggulangan Bencana di SICC, Bogor. Dalam arahannya, Jokowi meminta semua kepala daerah menanam pohon vetiver di wilayahnya untuk mencegah banjir hingga longsor.

"Ini mau saya kenalkan, tanam yang namanya vetiver, akar wangi. Vetiver bukan beda Veti Vera, beda itu. Karena apa, dalam setahun akarnya bisa 1/2-1 meter. Ini mulai harus dikenalkan. Diperbanyak bibitnya. Sebarkan ke daerah yang memiliki ancaman bencana," kata Jokowi di SICC, Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020).

Menurut Jokowi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah memesan 50 juta bibit pohon vetiver. Dia meminta kepala daerah lain segera menyusul langkah Ridwan.

"Kemarin langsung Gubernur Jabar langsung pesan. Pak Jabar butuh 50 juta bibit vetiver. Saya bilang separuh sendiri, separuh dari pusat. Jangan semua dari pusat, bagi-bagi. Mungkin di Jateng, di Waduk Gajah Mungkur, sedimen masuk tiap tahun. Itu dikeruk tiap tahun nggak akan kelar kalau tidak penghijauan kembali," tuturnya.

"Ini butuh vetiver, murah. Bibit ini murah sekali. Satu batang hanya Rp 2.000. Siapa yang bilang mahal, maju, saya beri sepeda. Mahal, mahal. Rp 2.000 aja mahal. Daerah siapin ini nanti pusat ikut bantu Rp 2.000 doang," sambungnya.

Dia menjelaskan pohon vetiver tak hanya bisa digunakan untuk menahan banjir dan tanah longsor.

"Juga setiap rentang waktu tertentu yang tidak terduga ring of fire, gempa, tsunami, letusan gunung berapi. Vetiver dikombinasi dengan pohon lain. Kemarin kita tanam pohon jengkol, durian, sengon, pete. Ekonomi ambil dari situ biar nggak ambil dari vetivernya," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi meminta para kepala daerah menanam mangrove di pinggir pantai. Hal itu guna mengantisipasi gelombang tsunami.

"Tsunami harus pikirkan dirancang lagi di pantai ditanam mangrove. Jangan lupakan mangrove. Cemara laut. Beringin. Ini akan hambat, mengurangi. Kita tahu kita berada pada kawasan yang ada gempa bumi, yang mungkin tsunami, kalau tidak ada penghalangnya langsung ke rumah permukiman sangat berbahaya" kata Jokowi.

"Kembali diperlukan solusi permanen dalam upaya penanggulangan bencana. Jangan sampai rutin tiap tahun, kita juga perlu urusi pengungsi. Tapi yang saya sampaikan tadi jauh lebih penting," ujarnya.

TAG TERKAIT :
Berita Center BNPB Arahan Jokowi Pohon Vetiver Atasi Banjir dan Longsor Rakornas Penanggulangan Bencana SICC Bogor

Berita Lainnya