News

WNI Eks ISIS Tak Punya Hak Tinggal di Indonesia

Anas Baidowi - 07/02/2020 14:18

Beritacenter.COM - Warga Negara Indonesia (WNI) Eks ISIS tidak punya hak tinggal di tanah air setelah mereka masuk menjadi warga negara Suriah. Hal itu disampaikan ahli hukum administrasi (HAN) Johanes Tuba Helan menanggapi adanya gagasan untuk memulangkan anggota ISIS tersebut.

Menurutnya, kembalinya WNI eks ISIS ke Indonesia berdampak pada stabilitas politik dan hukum di masa depan.

"Saat mereka masuk bergabung dengan ISIS di Suriah, saat itu juga status kewarganegaraannya dihapus, dan saat ini juga mereka tidak punya hak tinggal di Indonesia," kata Johanes, Jumat (7/2/2020).

Baca Juga: Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, Ini Kata Sekjen MUI

Ia menambahkan, Dengan keputusan para WNI yang sudah memilih bergabung dengan anggota ISIS secara otomatis sudah tidak mengakui negara Indonesia sebagai negaranya. Sehingga tidak punya alasan untuk kembali pulang ke tanah air yang sudah bukan negara mereka.

Mantan Kepala Ombusdman Perwakilan NTB-NTT itu khawatir jika pemerintah nekat memulangkan mereka, karena mereka sudah dilatih membuat kekacauan. Jika mereka pulang akan sangat mengganggu keamanan Indonesia.

Kepada pemerintah, Johenes menyarankan agar tegas menolak kepulangan WNI eks ISIS ke tanah air demi keamanan warga negara yang baik dan bertanggung jawab.

Hal serupa disampaikan oleh Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Ahmad Atang. Kata Atang, pemulangan eks ISIS bisa menjadi bom waktu bagi negara kesatuan Indonesia di masa depan.

Baca Juga: Polisi Ciduk 2 Orang Diduga Hendak Gabung Jaringan Teroris

"Sebagai WNI yang memilih menjadi pengikut teroris ISIS, yang punya agenda perang melawan negara, bisa menjadi bom waktu jika negara memelihara eksistensi mereka ditengah-tengah masyarakat," tutur Ahmad.

Ahmad meminta agar pemerintah memikirkan secara matang rencana pemulangan mereka demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

"Harus dipahami bahwa mereka telah memilih menjadi pengikut ISIS dan memiliki agenda perang melawan negara," kata mantan Pembantu Rektor I UMK tersebut.

 

TAG TERKAIT :
ISIS Berita Kriminal Indonesia Berita Center Eks ISIS WNI eks ISIS

Berita Lainnya