Politik

Politisi Gerindra Dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri

Anas Baidowi - 10/02/2020 19:03

Beritacenter.COM - Anggota DPR fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri terkait kasus penggerebekan PSK di sebuah Hotel Kota Padang, Sumatera Barat.

Andre dilaporkan oleh Jaringan Aktivis (Jarak) Indonesia ke Bareskrim, namun laporannya ditolak karena dinilai laporan tersebut tidak dilengkapi dengan bukti-bukti pendukung.

"Polisi meminta agar melengkapi berkas-berkas barang bukti, seperti percakapan, video yang belum kami bawa," kata Ketua DPP Jarak Indonesia, Donny Manurung.

JARAK mempermasalah posisi Andre dalam penggerebekan tersebut. Menurutnya Andre bukan penegak hukum dan melanggar Pasal 56 KUHP, pasal 296 KUHP, 310 KUHP, pasal 27 ayat 3 undang-undang ITE.

Donny juga menilai, kasus itu telah memasuki ranah politis, karena Andre merupakan anggota DPR bukan penegak hukum.

"Harusnya Andre sebagai warga sipil hanya melaporkan dan diusut oleh pihak Polri. Jangan sampek Polri digunakan oleh oknum-oknum politik untuk mendompleng nama atau power kekuasaan," tuturnya.

Ia meminta agar Polri segera mungkin mengusut dan menangkap ajudan Andre, Bimo dalam kasus ini, sebab menggunakan jasa PSK.

"Kan kita sudah tahu Bimo orang suruhan Andre. Jika dia TPPO atau human trafficking, penjual, penyedia dan pembeli itu bisa dipidana," tuturnya.

 

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center Andre rosiade Gerebek PSK

Berita Lainnya