News

Sepakat Pemerintah Tak Pulangkan WNI Eks ISIS, Golkar: Cegah Kontaminasi Virus Terorisme

Keputusan pemerintah sudah sangat tepat untuk tidak memulangkan eks WNI yang terlibat ISIS. Kebijakan itu sebetulnya justru menjaga agar negara kita tidak terkontaminasi dengan virus terorisme yang telah menjangkit mereka

Aisyah Isyana - 12/02/2020 05:45

Beritacenter.COM - Langkah pemerintah untuk tak memulangkan WNI eks ISIS juga turut distujui Partai Golkar. Dinilai sudah sangat tepat, Golkar menyebut kebijakan itu akan menjaga Indonesia untuk tak terkontaminasi oleh virus terorisme.

"Keputusan pemerintah sudah sangat tepat untuk tidak memulangkan eks WNI yang terlibat ISIS. Kebijakan itu sebetulnya justru menjaga agar negara kita tidak terkontaminasi dengan virus terorisme yang telah menjangkit mereka," kata Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Selasa (11/2/2020) malam.

Baca juga : 

Ace juga menyebut kelompok ISIS secara ideologi sudah sangat sulit bahkan tak bisa mati. Untuk itu, dia menilai keputusan pemerintah untuk tak memulangkan mereka sudah sangat tepat, terlebih ISIS telah melakukan kejahatan lintas negara.

"Selain itu, kita tahu bahwa ISIS secara ideologi tak bisa mati dan merupakan kejahatan lintas batas negara. Karena itu, kebijakan tidak memulangkan eks WNI yang terlibat ISIS merupakan langkah yang tepat," jelas Ace.

Ace menyinggung soal nasib anak-anak WNI eks ISIS. Dia menyebut ingatan anak-anak itu soal terorisme, bisa jadi masih sangat membekas. Dia mendorong agar anak-anak itu segera direhabilitasi, jika tidak radikalisme akan merasuki mereka sejak dini.

"Kalau tidak, bibit terorisme sudah terkontaminasi pada mereka dari sejak dini," sebutnya.

Adapun salah satu upaya yang dapat dilakukan terhadap anak-anak itu, yakni dikarantina oleh badan khusus internasional. Setelah mereka dinyatakan bersih dari terorisme, Ace menyebut bisa saja pertimbangan untuk di pulangkan ke negara masing-masing dilakukan.

"Bisa saja mereka di karantina terlebih dahulu dengan bersama anak-anak kombatan ISIS ini melalui badan khusus internasional, misalnya UNHCR atau badan internasional lainnya yang menangani korban perang. Setelah mereka betul-betul bersih dari virus terorisme bisa saja dipertimbangkan untuk memilih kembali ke negara asalnya masing-masing," imbuhnya.

Untuk diketahui, pemerintah Indonesia memutuskan untuk tidak memulangkan WNI eks ISIS maupun yang terlibat jaringan teroris lainnya di luar negeri. Langkah itu diambil berdasarkan keputusan rapat dengan Presiden Jokowi di Istana.

"Pemerintah tidak ada rencana memulangkan teroris. Tidak akan memulangkan FTF (foreign terrorist fighter) ke Indonesia," kata Menko Polhukam Mahfud Md di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2).

TAG TERKAIT :
ISIS Terorisme Presiden Jokowi Golkar Pemulangan WNI eks ISIS

Berita Lainnya